Pemerintahan
Sempat Terancam Berhenti, Pembangunan Gedung Anyar Disdikpora Bisa Dilanjut Setelah Digelontor 8 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nafas lega bisa dihela oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul. Proyek kelanjutan pembangunan gedung kantor Disdikpora Gunungkidul akhirnya bisa dilanjutkan pada tahun ini. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan jatah anggaran sebesar 8 miliar rupiah untuk kelanjutan proses pembangunan tahap kedua. Pada tahap pertama, Pemkab Gunungkidul telah menggelontorkan anggran senilai 3 miliar.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid memaparkan, Pemkab Gunungkidul telah memberikan persetujuan untuk alokasi dana pembangunan gedung Disdikpora tahap kedua. Diceritakan Bahron, proses persetujuan tersebut harus menempuh jalan yang cukup panjang. Di awal proses pembahasan APBD 2018, sebenarnya Pemkab Gunungkidul tidak memberikan alokasi anggaran untuk kelanjutan pembangunan gedung yang telah dimulai sejak tahun 2017 tersebut.
“Tidak adanya penganggaran ini mengancam keberlanjutan proses pembangunan. Untuk sekarang ini, baru sekitar 30 % yang diselesaikan pada tahap pertama,” terang Bahron, Senin (01/01/2018) siang.
Dalam perkembangannya, akhirnya kemudian proyek pembangunan bisa dilanjutkan. Namun dengan catatan bahwa Disdikpora harus memotong anggaran untuk pos-pos lainnya.
“Konsekuensinya, ada beberapa mata anggaran yang harus diefisienkan seperti misalnya anggaran belanja pegawai atau pos anggaran belanja pegawai,” lanjut dia.

Lebih jauh dikatakan Bahron, selain pembangunan gedung baru yang bisa dilanjutkan, Disdipora di tahun 2018 ini akan mulai melaunching Unit Layanan Terpadu. Dengan adanya unit yang baru ini, seluruh pelayanan baik eksternal maupun internal bisa disederhanakan melalui ULT.
“Semua nanti bisa dilayani di Unit Layanan Terpadu, sehingga pemohon tidak perlu repot-repot langsung mengurus ke bidang yang diinginkan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPRD Gunungkidul Imam Taufik mengecam TPAD Pemkab Gunungkidul yang tidak mengalokasikan anggaran untuk kelanjutan pembangunan gedung Disdikpora. Menurut dia, tindakan ini adalah sebuah kecerobohan mengingat berpotensi membuat proyek pembangunan mangkrak. Selama proyek pembangunan gedung, saat ini operasional Disdikpora terpaksa menumpang di kantor lainnya sehingga pelayanan pun menjadi tersendat.
“Pembangunan gedung baru harus dilanjutkan agar pelayanan kepada masyarakat bisa kembali normal,” kritiknya beberapa waktu lalu.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
