Sosial
Banyak Bantuan Pangan Non Tunai Salah Sasaran, Dewan Desak Pemkab Gelar Evaluasi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bantuan pangan non tunai (BPNT) merupakan salah satu program bantuan dari pemerintah pusat sebagai bentuk mengurangi pengeluaran ekonomi bagi masyarakat miskin dan membantu usaha mikro dalam mengembangkan sayap usahanya. Meski demikian, di lapangan sendiri terdapat sejumlah polemik lantaran bsntuan pemerintah ini dianggap belum tepat sasaran. Sehingga masih ada sejumlah evaluasi yang harus diperbaiki oleh pemerintah.
Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Imam Taufik mengatakan selama ini pihaknya masih banyak mendapat keluhan dan masyarakat jika program yang diperuntukkan bagi keluarga miskin ini masih belum sesuai. Pasalnya di masing-masing daerah masih ada warga yang sebenarnya masuk dalam daftar keluarga miskin namun tidak mendapat bantuan. Sedangkan warga yang sudah masuk dalam kategori mampu justru mendapat bantuan.
“Keluhan masyarakat masih saja seperti ini, ada warga yang benar-benar membutuhkan tapi ternyata tidak dapat bantuan,” kata Imam Taufik, Jumat (01/02/2019).
Dari anggota dewan sendiri, mendorong pemerintah untuk lebih selektif kembali dalam melakukan pendataan di lapangan. Mengingat tidak sedikit warga miskin yang terlompati oleh bantuan yang dapat meringankan beban kesehariannya. Terkadang, bantuan semacam ini meski tidak besar namun sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pencermatan dengan melihat indeks dan beberapa peraturan sangatlah dibutuhkan.
“Sebenarnya ada solusi, kesadaran memang harus dipupuk agar bantuan benar-benar tersalurkan. Mereka yang sekiranya mampu harus sadar diri jika tidak pantas untuk mendapatkan bantuan,” imbuh dia.

Jika sinergitas semua kalangan baik dan kesadaran juga tinggi. Tentunya tujuan utama untuk meringankan beban masyarakat dan menekan kemiskinan di Gunungkidul dapat berjalan efektif dan dapat tertangani meski ada sejumlah rintangan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Gunungkidul, Wijang Eka mengatakan jajarannya terus melakukan update data mengenai keluarga miskin penerima bantuan pangan non tunai. Hal ini agar dapat secara merata dan tepat sesuai sasaran yang ada. Tak sedikit pula masyarakat yang mengundurkan diri dari bantuan ini. Belum lagi jika penerima pindah domisili atau bahkan meninggal.
Dari petugas di lapangan terus melakukan pendataan untuk menentukan pengganti penerima bantuan. Sekarang ini pun masih dalam proses pengajuan pergantian penerima, tahapan panjang melalui Musreng juga harus dilakukan untuk kemudian data sampai ke pusat.
“Tentu ada pergantian, mengingat tak sedikit yang statusnya telah berubah. Untuk kuota tahun 2019 ini masih sama yakni 88.267 penerima bantuan. Ini juga masih menunggu dari pusat dan provinsi keputusannya,” ucap dia.
Penerima bantuan pangan non tunai mendapat dana sebesar Rp 110.000 per bulan yang dapat ditukarkan pada warung-earung yang telah memiliki kerjasama dan ditunjuk oleh bank maupun pemerintah. Besaran uang itu dapat digunakan untuk membeli beras dan telur.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
