Peristiwa
Bentangkan Spanduk Pilih Ganjar Saat Jokowi Melintas, Seorang Warga Gunungkidul Jadi Korban Kekerasan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo bersama dengan sejumlah menteri di Kabupaten Gunungkidul, Selasa (30/01/2024) ternyata diwarnai insiden tak terduga. Seorang warga Gunungkidul yang membentangkan spanduk berisi kata-kata memilih Ganjar mendapat perlakukan kekerasan dan diamankan. Di media sosial, siang tadi lantas ramai dan viral video mengenai kejadian tersebut dan pembelaan dari Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih dengan 2 orang berbadan tegap pun ramai di media sosial.
Dalam video berdurasi beberapa detik tersebut, siang tadi Presiden RI Jokowi dan iring-iringan pejabat tengah melintas di jalan utama tepatnya di depan Pasar Argosari. Kendaraan yang ditumpangi oleh RI 1 ini sempat berhenti, yang mana Jokowi membagikan sejumlah kaos untuk masyarakat yang berada di pinggiran jalan.
Pada saat itu, ada seorang pria yang kemudian membentangkan sebuah spanduk bertuliskan “Selamat Datang Pak Jokowi, Kami Sudah Pintar, Kami Pilih Ganjar”. Di tengah membentangkan spanduk tersebut kemudian ada orang yang langsung merebut spanduk itu dan warga Gunungkidul diamankan di sekitaran pos Turjawali yang ada di depan pasar.
Tak berselang lama, Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul yang juga merupakan Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih datang ke lokasi kejadian karena mendapatkan laporan. Adu mulut pun sempat terjadi antara Ketua DPC dengan beberapa petugas berbadan tegap. Suara lantang membela warga yang mendapat kerlakukan kasar dan kekerasan ini pun diserukan oleh Endah.
Sebab saat itu, pria warga Gunungkidul yang mendapat perlakukan kekerasan ini mengalami luka berdarah di bagian hidung. Karena kondisinya tersebut kemudian dibawa ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan dan dilakukan pengecekan.

“Jadi saya itu ditelpon dan dilapori kejadian itu kemudian ke lokasi. Dia di uppercut bagian rahang. Tadi diperiksa jakunnya itu mlengse (geser) dan hidungnya tulang hidunh miring berdarah karena kena pukulan dari aparat saat mengamankan yang bersangkutan,” kata Endah Subekti saat ditemui usai kejadian yang memanas tersebut.
“Saya selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Guunungkidul dan seluruh jajaran, struktur partai se-kabupaten Gunungkidul mengutuk keras atas tindakan aparat yang semena-mena terhadap masyarakat atau rakyat yang ingin bertemu dengan presidennya,” jelas dia.
Ia sangat menyayangkan atas perlakuan tersebut.

Disinggung mengenai langkah kedepan usai adanya insiden memanas tersebut, Endah mengungkapkan masih melakukan koordinasi dengan pimpinan berkaitan dengan langkah dan jalur bagaimana yang harus dilakukan. Dirinya memastikan jika korban bukanlah anggota PDI Perjuangan.
“Yang bersangkutan tidak ber-KTA PDI Perjuangan, bukan pula simpatisan yang selama ini ikut berkampanye untuk PDI Perjuangan,” imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi. Pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi berkaitan dengan peristiwa tadi siang, dirinya belum bosa memastikan langkah hukum atau hal-hal lain yang akan dilalukan.
“Saat ini masih akan kami koordinasikan,” ucap Nuryadi.
Dirinya sangatlah menyayangkan atas kejadian semacam ini. Bahkan siang tadi, korban sembat digeledah untuk dipastikan ada barang selain spanduk bertuliskan Ganjar atau tidak.
“Cara-cara seperti ini seperti waktu kita 96. Tidak tahu itu aparat atau bukan tapi cara-cara yang dilakukan seolah-olah memposisikan mereka sebagai keamanan. Kami tidak punya ruang untuk menggeledah dia aparat atau bukan tadi tapi ada fotonya. Aparat di Gunungkidul merasa itu bukan anggotanya,” pungkas Nuryadi.
-
Uncategorized4 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized7 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
