Peristiwa
Berikut Permintaan Maaf dari Warga Penolak Jenazah Mantan Danramil
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berkaitan dengan viralnya penolakan pemakaman jenazah Suyitno yang berstatus terkonfirmasi positif dua warga Padukuhan Trengguno Lor, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong meminta maaf secara terbuka kepada keluarga dan masyarakat umum. Sebab apa yang mereka lakukan berdampak cukup besar bagi keluarga almarhum, termasuk dengan respon netizen yang beragam.
Rohmadi alias Mandra (42) warga Trengguno Lor dan Sudiro (54) yang merupakan Ketua RT 01 RW 11 Padukuhan Trengguno Lor meminta maaf baik secara lisan maupun tertulis kepada pihak keluarga almarhum Suyitno. Adapun permintaan maaf ini ditanda tangani keduanya serta berjanji tidak akan mengulani perbuatan yang membuat gaduh tersebut.
Dalam surat tersebut tertulis, penolakan yang terjadi pada Jumat (10/06/2021) itu karena kurangnya pengetahuan Rohmadi dan Sudiro atas persoalan penanganan pemakaman jenazah covid19. Sehingga hal tersebut dapat terjadi dan menimbulkan kegaduhan.
“Kami berdua memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi dan membuat keluarga almarhum Mayor Inf Suyitno mendapat serangan psikis akibat ketidak pahaman kami,” tulis Rohmadi dan Sudiro.
Pada surat tersebut juga bertuliskan permohonan maaf untuk TNI Angkatan Darat, Pemerintah Kalurahan Ngeposari, dan Kalurahan Sidorejo. Keduanya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mereka yang menghalang-halangi pemakaman jenazah covid19.

“Jika kami mengulangi perbuatan semacam ini maka kami siap menerima segala konsekuensi hukum yang berlaku,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Suyitno merupakan mantan Danramil Ponjong dengan pangkat terakhir Mayor. Jumat kemarin ia meninggal dunia di rumah sakit dan berstatus terkonfirmasi covid19. Pihak keluarga berencana memakamkan jenazah di TPU Trengguno Lor, sebab pria 60 tahun itu dulunya lahir di wilayah tersebut dan pernah memimpin Koramil Ponjong beberapa tahun.
Pagi itu keluarga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Sidorejo terkait pemakaman di Trengguno Lor, pemerintah telah mengeluarkan surat permohonan bantuan prmakaman ke PMI Gunungkidul. Liang lahat juga telah digali oleh tukang gali kubur, namun ditengah perjalanan Rohmadi alias Mandra dan Sudiro menolak adanya pemakaman jenazah covid19.
Keduanya menolak dengan dalih lingkungan takut tertular virus tersebut. Kemudian pemakaman jenazah mantan Danramil tersebut dilakukan di TPU Kalangbangi Lor, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu dengan kesepakatan keluarga dan Pemerintah Kalurahan Ngeposari.
Lurah Sidorejo, Sidiq Nur Safi’i mengatakan telah dilakukan mediasi terkait perkara ini dan berjalan lancar serta damai. Dua warganya telah mengakui kesalahan mereka.
“Diselesaikan secara kekeluargaan, mediasi berjalan lancar,” kata Sidiq.
Adanya kejadian ini, Pemerintah Kalurahan Sidorejo akan memberikan edukasi serta sosialisasi terkait aturan serta covid19 yang lebih lagi. Sehingga masyarkat benar-benar paham dan kejadian semacam ini tidak terulang lagi.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
