fbpx
Connect with us

Kriminal

Cegat Ibu-ibu di Tempat Sepi, Pria Bermotor Merah Keluarkan Alat Vital dan Masturbasi

Diterbitkan

pada tanggal

Panggang,(pidjar.com)–Aksi ekshibisionisme atau memamerkan alat kelamin di depan umum kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Pelaku tindakan semacam ini, beberapa waktu beraksi di Desa Girisekar, Kecamatan Panggang. Selama 2 hari berturut-turut, teror eksibisionis membuat warga Girisekar khususnya kalangan wanita ketakutan.

Bhabinkamtibmas Desa Girisekar, Brigadir Yayan Eko menungkapkan, tindakan tak pantas tersebut terjadi pada Rabu (20/11/2019) siang kemarin. Kala itu, seorang wanita warga Padukuhan Bali, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang tengah beraktifitas di sekitar rumah, tepatnya di pinggir jalan kampung. Tiba-tiba, datang seorang pria tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor matic yang berusaha mendekat.

Saat sudah mendekat dengan jarak hanya beberapa meter, pria tak dikenal yang menggunakan jaket tersebut kemudian mengeluarkan alat kelaminya dari dalam celana. Tak hanya itu, pelaku juga sempat memainkan alat kelaminnya di depan wanita ini. Korban yang panik dengan aktifitas yang dilakukan oleh pria tidak dikenal tersebut lantas berteriak meminta pertolongan.

“Melihat korbannya berteriak, pelaku yang menggunakan motor bewarna merah tersebut kemudian langsung melarikan diri,” terang Brigadir Yayan Eko, Kamis (21/11/2019).

Ternyata tak hanya satu warga Padukuhan Bali itu yang menjadi korban tindakan tak pantas itu, pada hari sebelumnya yaitu Selasa (19/11/2019), kejadian serupa juga dialami oleh satu warga lainnya. Menurutnya, berdasarkan analisi dari kedua kejadian yang terjadi ini, perilaku menyimpang tersebut menyasar pada ibu-ibu yang tengah beraktifitas sendirian. Setelah dirasa sekiranya kondisi jalanan sepi, barulah kemudian pelaku melancarkan aksinya.

Berita Lainnya  Girangnya Pensiunan TNI Polri Ini Bakal Segera Punya Gedung Megah Senilai Ratusan Juta

“Tidak hanya dikeluarkan dari celana, tapi juga dilakukan aktifitas masturbasi yang dilakukan oleh pelaku,” imbuhnya.

Atas kejadian ini, tentunya membuat resah dan masyarakat khususnya perempuan (ibu-ibu) merasa ketakutan untuk peraktifitas di luar rumah. Warga sendiri mulai berjaga untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali. Untuk ciri-ciri sendiri yang dikantongi oleh Bhabinkamtibmas masih belum spesifik. Hanya bedasarkan keterangan dari korbannya saja.

“Kalau untuk pelaku belum diketahui secara pasti. Kami hanya kantongi ciri-ciri umumnya, bedasarkan pengakuan warga, mereka jarang atau belum pernah melihat pelaku di sekitar wilayah kami,” urai Yayan.

Pihak kepolisian dan masyarakat pun kemudian meningkatkan pemantauan dan patroli di lingkungan. Jika sekiranya masyarakat melihat atau mendapati tindakan serupa diminta untuk segera mengamankan pelaku dan menyerahkan ke pihak kepolisian. Nantinya tindakan lanjutan seperti pemeriksaan akan dilakukan oleh petugas.

Berita Lainnya  Berawal Dari Upah Manggung Rp150.000, Penyanyi Dangdut Laddy Wijaya Kini Resmi Punya Album Sendiri

Aksi eksebisionisme ini juga dibenarkan oleh salah seorang perangkat desa Girisekar, Anjar Gunantoro. Informasi yang saat ini beredar, di wilayahnya memang didapati laporan warga yang menjadi korban tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang pria tidak dikenal

“Benar ada tindakan itu. Sementara informasi yang masuk ke kami baru ada satu korbannya yang melapor,” ucap Anjar.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler