Kriminal
Coba Cabuli Nenek 69 Tahun, Pelajar Ditangkap Polisi
Playen,(pidjar.com)–Seorang remaja yang masih berstatus pelajar, MF (20), warga Playen harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Ia dibekuk dan saat ini ditahan di Mapolres Gunungkidul usai melakukan percobaan pencabulan terhadap Semi (69) warga Padukuhan Ngunut Lor, Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen. Polisi sendiri terus melakukan pendalaman kepada pelaku guna mengetahui motif dari tindakan tersebut. Hal ini lantaran sebelumnya, sempat tersiar kabar bahwa tindakan tersebut merupakan upaya perampokan.
Peristiwa percobaan pencabulan yang menimpa Semi sendiri bermula ketika Jumat (30/01/2026) siang silam, korban hendak berangkat ke ladang. Di lokasi kejadian, Alas Baon, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, saat korban memarkirkan sepeda motornya, tiba-tiba dari arah belakang mulutnya dibungkam pelaku. Korban sendiri sempat melawan sehingga terjadi pergumulan.
Lantaran kalah tenaga, korban akhirnya terjatuh dan terluka.
“Gigi saya patah dan mulut saya berdarah,” ucap Semi kepada pidjar.com, kala itu.
Beruntung saat itu ada sejumlah warga yang mendengar teriakan warga. Mereka lantas berbondong-bondong menuju lokasi kejadian. Warga sendiri sempat berupaya melakukan pengejaran. Namun pada akhirnya pelaku berhasil kabur.

Berdasarkan sejumlah petunjuk yang didapat dari hasil olah TKP maupun penyelidikan, petugas dari Sat Reskrim Polres Gunungkidul akhirnya berhasil mengetahui identitas pelaku. Remaja tersebut akhirnya dibekuk dan diamankan di Mapolres Gunungkidul untuk dimintai keterangan.
“Sudah diamankan oleh anggota kami,” ucap Plt Kasat Reskrim Polres Gunungkidul melalui Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Subarsana, Senin (02/02/2026).
Disebut Subarsana, untuk sementara, kasus tersebut bukanlah upaya pembegalan sebagaimana yang sempat viral di berbagai platform media sosial, akan tetapi merupakan upaya pelecehan seksual. Meski demikian, polisi sendiri masih terus melakukan upaya pendalaman kepada pelaku yang telah ditahan.
“Masih terus didalami oleh penyidik dari UPPA (Satreskrim Polres Gunungkidul),” imbuh dia.
Ketika disinggung perihal motif dari pelaku, Subarsana sendiri enggan menjelaskan lebih lanjut. Termasuk ketika disinggung perihal adanya kemungkinan pelaku dalam kondisi mabuk ketika melakukan aksinya.
“Nanti saja, menunggu hasil penyidikan,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
