Pariwisata
Libur Lebaran, Dinas Wanti-wanti Pelaku Usaha Untuk Jaga Citra
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul memproyeksikan kunjungan wisatawan pada momentum libur lebaran 2026 sebanyak 93.191 pengunjung. Kawasan pantai selatan diprediksi masih menjadi magnet terkuat dalam menarik kunjungan wisatawan ke Bumi Handayani. Pihak Dinas Pariwisata sendiri menghimbau kepada para pelaku wisata, khususnya warung-warung makan agar memberikan citra positif terhadap pariwisata Gunungkidul.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olaraga Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto mengatakan, pihaknya menargetkan wisatawan pada libur hari raya Idul Fitri 1447 H sebanyak 93.191 orang dengan target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1.701.128.700.
“Untuk kunjungan wisatawan diprediksi ramai mulai 20 Maret sampai dengan 25 Maret 2026,” kata Yohanes Nanang Putranto, Rabu, (11/03/2026).
Ia menjelaskan target yang dipatok oleh pemerintah ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu. Di mana pada tahun 2025, target PAD pada momentum libur lebaran mencapai Rp 1,4 miliar sedangkan tahun ini Rp 1,7 miliar. Pihaknya pun optimis jika nantinya kunjungan wisatawan akan membludak dan melampaui target yang telah ditentukan.
Sebagai upaya mendukung keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke Gunungkidul, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI Polri, Satpol, PMI, Dinas Kesehatan Satlinmas, Pokdarwis dan instansi pemerintahan lainnya agar pelayanan yang diberikan maksimal.

Koordinasi tersebut mulai pendirian pos pantau di kawasan obyek wisata, kesiapsiagaan anggota Satlinmas Rescue Istimewa, ketersediaan penerangan jalan hingga kondisi infrastruktur dan hingga skema penguraian kendaraan saat kondisi jalanan padat telah dilakukan sebagai persiapan menyambut kunjungan wisatawan.
Termasuk edukasi kepada para pelaku usaha makanan dan penyedia jasa untuk memberikan transparansi harga serta peningkatan layanan terhadap wisatawan. Agar tidak terjadi miskomunikasi dan merusak citra wisata Gunungkidul. Hal ini menjadi penting agar wisatawan merasa puas untuk berkunjung ke Gunungkidul.
“Koordinasi sudah dilakukan untuk menyambut wisatawan ke Gunungkidul. Sesuai dengan SE Kepala Dinas mengenai transparansi juga selalu kami sampaikan,” sambung Nanang.
Disinggung mengenai kunjungan wisatawan pada bulan puasa ini menurut Nanang memang mengalami penurunan dibandingkan dengan hari biasa. Dicontohkan pada Sabtu dan Minggu lalu kunjungan wisatawan sekitsr 1.500 orang. Namun menjelang lebaran, saat pemudik mulai masuk ke Gunungkidul diprediksi akan mulai melonjak hingga hari terakhir libur lebaran.
“Kalau bulan puasa ini yang agak ramai seperti Baron sampai Poktunggal. Akhir pekan 700 sampai 800 pengunjung masuk ke obyek wisata pantai selatan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreati, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Eko Nur Cahyo mengatakan, kunjungan wisatawan diprediksi masih didominasi ke kawasan pantai selatan. Mengingat Gunungkidul memilik banyak sekali pilihan pantai dengan daya tarik masing-masing.
“Prediksi kami arah kunjungan wisatawan yang paling ramai di Pantai Sepanjang dan Kawasan Drini,” terang Eko Nur Cahyo.
Namun demikian, secara menyeluruh kawasan pantai selatan akan dipadati wisatawan jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Pariwisata di Gunungkidul selama beberapa tahun terakhir memang bergeliat cukup pesat. Dengan adanya penataan kawasan wisata dan adanya pengembangan dari pihak investor dengan konsep modern dan beragam menjadi daya tarik tersendiri.
Berdasarkan data yang ada, kunjungan wisatawan dari 1 Januari 2026 sampai dengan 24 Februari 2026 lalu mencapai 783. 627 wisatawan dengan PAD kurang lebih Rp. 9,8 M. Capaian ini merupakan prestasi, sebab baru di 2 bulan pertama PAD nyaris tembus di angka Rp 10 miliar.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
