Pariwisata
Cuti Bersama Nataru Ditiadakan, Bagaimana Dampak Terhadap Kunjungan Pariwisata ke Gunungkidul?
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah pusat telah resmi meniadakan cuti bersama libur hari Natal dan Tahun Baru (Nataru). Libur Nataru sendiri selama ini sangat identik dengan peningkatan signifikan kunjungan wisatawan ke Gunungkidul yang tentunya dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata. Di Gunungkidul sendiri, pada tahun 2021 ini, memang dilakukan revisi target PAD Pariwisata. Hal ini lantaran sempat ada kebijakan penutupan obyek wisata selama penetapan kebijakan PPKM. Obyek-obyek wisata di Gunungkidul sendiri praktis baru buka pada sebulan terakhir.
Namun meskipun cuti bersama ditiadakan, Dinas Pariwisata Gunungkidul tetap yakin jika target PAD sektor Pariwisata dapat tercapai akhir tahun ini.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono, mengungkapkan, target PAD sektor pariwisata tahun ini diturunkan menjadi hanya sebesar Rp 12 miliar lantaran adanya penutupan sementara karena penerapan PPKM beberapa waktu lalu. Dari data yang ia miliki, PAD sektor pariwisata sejauh yang masuk ke kas daerah adalah sebesar Rp 9.406.068.809,38 yang diperoleh dari semua retribusi objek wisata seluruh Gunungkidul. Pihaknya saat ini masih mempunyai waktu sekitar satu setengah bulan untuk mencapai target yang telah ditargetkan.
“Target PAD sudah fix, sudah ditetapkan di APBD Perubahan. Tetap optimis bisa tercapai sampai akhir tahun ini,” ucap Harry, Selasa (16/11/2021).
Lebuh lanjut Harry menambahkan jika kunjungan wisata hingga saat ini sudah mencapai sebanyak 1.313.697 pengunjung di seluruh objek wisata di Gunungkidul. Untuk mengejar kekurangan target PAD yang lebih dari Rp. 2 miliar itu, Harry menyampaikan jika pihaknya mengandalkan kunjungan wisatawan saat akhir pekan. Selain itu juga pihaknya mengandalkan momentum liburan akhir tahun yang mana untuk hari Natal dan Tahun Baru berbarengan jatuh saat akhir pekan. Tentunya momen ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan sektor pariwisata untuk bisa mencapai target.

Harry menyebut, meski ada kebijakan untuk meniadakan cuti bersama, hal ini tidak akan berpengaruh banyak terhadap tingkat kunjungan ke Gunungkidul. Menurutnya, kegiatan liburan pada akhir tahun sendiri sudah menjadi budaya bagi masyarakat. Apalagi, hari raya Natal dan Tahun Baru jatuh pada akhir pekan.
“Mohon doanya, semoga dalam waktu singkat ini bisa terdongkrak,” sambungnya.
Selain fokus dalam capaian target PAD sektor pariwisata pada tahun ini, pihaknya juga meminta pelaku wisata dan pengunjung tetap mematuhi dan menjaga penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata. Meskipun kasus covid19 di Gunungkidul terus melandai, namun bukan menjadi alasan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam aktifitas di kawasan wisata. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, ia meminta untuk memastikan diri dalam keadaan sehat dan sudah divaksin terlebih dahulu.
“Bagaimanapun penerapan prokes ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar kasus penularan tidak mengalami peningkatan,” terang dia.
Sementara itu, Pengelola Wisata Pantai Watulumbung, Jarno, mengungkapkan, dengan sudah dibukanya wisata sejak beberapa waktu lalu menurutnya kondisi perekonomian warga mulai berangsur-angsur normal kembali. Namun kondisi tersebut belum sepenuhnya pulih lantaran dibukanya pariwisata ini berbarengan dengan mulai masuknya musim penghujan yang tak jarang menurunkan kunjungan wisatawan.
“Kondisi perekonomian sudah mulai ada pergerakan walau belum sepenuhnya normal dikarenakan musim penghujan juga sudah mulai turun,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
