Olahraga
Atlet Peparnas Papua Dijemput Langsung Bupati dan Ketua DPRD, Pemerintah Siapkan Bonus Khusus
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua kemarin, atlet dari Gunungkidul yang tergabung dalam kontingen DIY berhasil menyumbang total 9 medali. Usai mengikuti helatan olahraga terbesar untuk kalangan atlet difabel ini, para atlet Gunungkidul ini kemudian kembali ke daerah. Senin (15/11/2021) kemarin, rombongan sudah tiba di Yogyakarta International Airport. Kedatangan para atlet tersebut disambut langsung oleh Bupati Sunaryanta, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, beserta jajaran kepala OPD.
Sebagai informasi, dari 8 atlet dan 2 pelatih dari Gunungkidul yang diberangkatkan ke Papua, berhasil menyumbang 9 medali yang terdiri dari 4 medali emas dengan 2 pemecah rekor, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Para atlet sendiri juga berhasil memecahkan sejumlah rekor.
Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Kiswara mengatakan, pemerintah mengapresiasi atas prestasi yang didapat oleh para atlet Gunungkidul dalam ajang Peparnas Papua ini. Hasil 9 medali tersebut tentu sangat membanggakan daerah dan masyarakat Gunungkidul.
Adapun pemerintah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga akan memberikan tali asih atau bonus bagi para atlet yang berhasil menyabet juara tersebut. Adapun besarannya 10 juta untuk pemecah rekor nasional, 5 juta untuk peraih medali emas, 2 juta untuk peraih medali perak, dan 1 juta untuk peraih medali perunggu.
“Ada reward yang diberikan oleh pemerintah, sudah kita anggarkan,” ucap Kiswara, Selasa (16/11/2021) siang.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta langsung memberikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih oleh para atlet tersebut. Pihaknya sangat mengapresiasi dan bangga atas apa yang didapat oleh para atlet paralimpik ini.
“Selamat atas prestasi ini, dan terimakasih dengan prestasi ini secara tidak langsung memberikan dan mengharumkan nama Gunungkidul, semoga ini menjadi pemicu semangat yang lainnya,” papar Sunaryanta.
Di tengah keterbatasan sarana pendukungnya namun masih mampu berprestasi. Dirinya akan berupaya agar bisa menyediakan sarana pendukung yang layak sehingga nantinya mampu untuk menunjang dalam persiapan atlet Gunungkidul.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Penyambutan di YIA oleh jajaran Muspida Gunungkidul ini adalah untuk memberikan dukungan langsung kepada para Atlet DIY salah satunya kontingen dari Gunungkidul dalam mengikuti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua. Endah mengaku sangat terharu dengan perjuangan para atlet difabel ini.
Menurut Endah, banyak dari atlet ini yang harus berjuang secara susah payah sebelum akhirnya berhasil meraih prestasi. Adanya sejumlah rekor yang dipecahkan oleh para atlet ini membuktikan bahwa atlet Gunungkidul tak kalah dengan daerah lain. Potensi inilah yang harus selalu dikembangkan.
“Dengan segala keterbatasan fasilitas saja prestasi mereka seperti ini, apalagi jika misalnya kita bisa memfasilitasi mereka. Tentu akan jauh lebih optimal,” ucap Endah.
Pengembangan melalui olahraga disebut Endah akan menjadi salah satu prioritas pemerintahan Gunungkidul ke depan. Pihaknya akan terus mendorong jajaran eksekutif agar bisa memberikan perhatian yang lebih lagi kepada para atlet, khususnya para atlet difabel ini. Termasuk dalam hal ini jika masih belum memungkinkan untuk membangun fasilitas olahraga yang memadai maupun jajaran kepelatihan, maka kemudian ada perhatian dari pemerintah memfasilitasi para atlet ini berlatih ke luar daerah. Penyediaan sarana transportasi oleh pemerintah bagi para atlet yang nglajo ke Jogja untuk berlatih menjadi hal yang paling memungkinkan.
“Kita ingin para atlet ini nyaman dalam berlatih dan bisa mengembangkan bakatnya. Termasuk juga memacu saudara-saudara kita dari kalangan difabel untuk bisa ikut berprestasi,” tutur dia.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial7 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
