fbpx
Connect with us

Pemerintahan

DED Belum Rampung, Revitalisasi Kompleks Bangsal Sewoko Projo Diperkirakan Molor

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Revitalisasi Bansal Sewoko Projo nampaknya belum dapat dimulai pada tahun 2019. Sebab, sampai dengan saat ini, pemerintah masih dalam proses penyusunan Detail Engineering Design (DED) terkait proyek tersebut. Kendati demikian, nantinya bangunan yang berada di depan pasar Argosari, Wonosari itu ditargetkan bisa menjadi landmarknya Gunungkidul. Ke depan, masih belum diputuskan apakah nantinya BSP bakal difungsikan menjadi kantor Bupati Gunungkidul atau hanya sekedar menjadi monumen saja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajat Ruswandono beberapa waktu lalu mengatakan, BSP merupakan salah satu bangunan bersejarah di Gunungkidul. Selain bersejarah, bangunan ini juga sangat indah dengan segala pesonanya. Lokasinya yang berada di pusat kota nantinya akan memberikan daya tarik tersendiri.

Berita Lainnya  Pendaftaran Seleksi CPNS Pemkab Gunungkidul Selesai, Ribuan Pendaftar Perebutkan 250 Kursi

“BSP kita proyeksikan menjadi landmarknya Gunungkidul,” kata Drajat.

BSP nantinya ditargetkan bisa menjadi sebuah simbol visual yang mengindentifikasikan suatu kota berdasarkan bentuk visual yang kuat. Karena bangunan tersebut memiliki suatu yang khas dan tidak dimiliki daerah lain serta berada pada tempat strategis di sebuah kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih dalam proses pembuatan DED. Sehingga pada tahun ini pun pihaknya belum berani mengatakan kapan waktu untuk dimulainya pemugaran.

“Kalau waktunya sampai kita usahakan tahun ini. Tetapi sampai sekarang tahap pertama belum kita mulai,” kata dia kepada pidjar.com, Selasa (30/04/2019).

Disinggung mengenai pernyataan Sekda, masalah landmark Gunungkidul, Agus masih enggan untuk berbicara banyak. Pun demikian ketika disinggung mengenai bocoran desain yang tengah direncanakan.

Berita Lainnya  Digaji Rp 150.000 Hingga Rp 200.000 per Bulan, Kesejahteraan Guru PAUD Jauh Dari Kata Layak

“Belum bisa saya sampaikan, karena desainya masih bisa berubah,” ucap Agus dengan senyum khasnya.

Namun begitu, secara umum Agus menambahkan bahwa revitalisasi tersebut dilakukan untuk mengembalikan bangunan Bangsal Sewoko Projo ke bentuk aslinya. Seluruh kawasan bangsal telah ditetapkan sebagai warisan budaya dan nantinya akan ditetapkan sebagai cagar budaya.

“Akan dibangun pula sebuah bangunan kantor Bupati. Seperti dulunya Bangsal Sewoko Projo sebagai kantor bupati. Namun untuk fungsinya apakah hanya untuk monumen atau benar sebagai kantor masih menunggu kelanjutan,” imbuh dia.

Dalam penggarapan proyek ini, pihaknya berhati-hati sekali pasalnya harus sesuai dengan bangunan terdahulu tanpa melupakan kualitas. Sehingga kewibawaan BSP kembali seperti pada pembangunan nenek moyang terdahulu.

Berita Lainnya  Pemkab Gunungkidul Rencanakan Safari Tarawih

“Nantinya jika masyarakat masuk ke kawasan Bangsal Sewoko Projo kental dengan nuansa Gunungkidul baik seni maupun budaya,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler