Pemerintahan
Tunggu Regulasi Resmi, Urus Perizinan Usaha Bakal Satu Pintu dan Lebih Mudah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Pusat terus berusaha untuk mendorong sektor usaha. Salah satu terobosan ambisius yang saat ini tengah gencar dipersiapkan adalah melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang memangkas regulasi perizinan usaha. Adanya OSS ini nantinya diharapkan bisa mempermudah investor maupun warga masyarakat yang ingin membuat usaha. Pemangkasan regulasi perizinan ini saat ini masih dalam tahap finalisasi dan dalam waktu dekat ini akan segera diluncurkan secara resmi.
Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, pihaknya telah mendengar rencana pemerintah dalam menerapkan OSS di seluruh Indonesia. Namun, hingga saat ini belum ada regulasi yang jelas terkait OSS tersebut. Sehingga pihaknya masih melakukan sistem perizinan sesuai yang telah diberlakukan di Gunungkidul selama ini.
"Misal kita ambil salah satu contoh, misal kita mau buat izin ya pertama Izin lokasi, kemudian Izin Lingkungan, kemudian IMB dan baru Izin Operasional," kata Irawan, Senin (28/05/2018).
Ditambahkannya, OSS sendiri saat ini hanya berlaku untuk perizinan di pusat. Namun demikian pihaknya mewacanakan untuk tahun depan OSS akan juga diterapkan di Gunungkidul.
"Untuk tahun ini belum, tapi tahun depan kita usahakan juga akan diterapkan," lanjut dia.
Irawan juga mengatakan, nantinya regulasi terkait OSS ini akan dibuatkan pengaturan teknis seperti Perda maupun Perbup. Setelah Perda ditetapkan seluruh izin atau semua prosesnya dilakukan di DPMPT. Saat ini, untuk pengurusan izin masih tersebar di beberapa instansi terkait.
"Saat ini izin masih tersebar belum seluruhnya diproses di DPMPT, atau juga masih perlu rekomendasi dari dinas teknis. Apabita Perda sudah ditetapkan maka semua di DPMPT, sekarang Raperda sudah tahap pembahasan," terangnya.
Dikutip dari pemberitaan media nasional, OSS ini digagas lantaran banyaknya keluhan mengurus izin yang ribet, berbelit-belit, dan butuh waktu yang panjang. Untuk mengakses OSS pun cukup mudah. Investor pemohon izin tinggal membawa akta notaris ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang ada di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ataupun kementerian/lembaga terkait yang sudah memiliki PTSP.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
