Pemerintahan
Diwaduli 3 Kades Semin, Sultan Tegaskan Pemanfaatan Dana Keistimewaan
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kunjungan kerja yang dilakukang Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menjaring sejumlah permasalahan ataupun kendala yang dihadapi oleh pemerintah 3 desa yakni Desa Pundungsari, Desa Katongan, dan Desa Rejosari. Beragam keluh kesah masing-masing kepala desa diutarakan dalam kesempatan tersebut. Beberapa yang digaris bawahi oleh Sultan adalah penggunaan dana keistimewaan yang seharusnya dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat hingga di tingkat desa.
Kepala Desa Rejosari, Paliyo memaparkan, berada di daerah perbatasan, ada beragam kekurangan dan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Mulai dari minimnya infrastruktur, pemberdayaan hingga masuk daerah rawan lantaran kultur dan beberapa hal yang berbeda. Kendati demikian, permasalahan-permasalahan yang dihadapi mampu diminimalisir dengan adanya pembinaan dan arahan dari semua pihak.
Salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat melalui kelompok-kelompok yang sadar dengan majunya daerah dan potensi yang dimiliki. Desa Rejosari sendiri saat ini menurut Paliyo, tengah berbenah dalam segala hal. Ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian yang ada.
“Kita ada beberapa pemberdayaan mengarah pada UMKM. Saat ini kita miliki produk olahan makanan dan beberapa hal lainnya. Kendati demikian perlu adanya perhatian yang lebih dan sistem anggaran yang sekiranya mampu untuk lebih mendongkrak perekonomian masyarakat kami,” kata Paliyo, Senin (22/07/2019).
Selain dari Desa Rejosari, Desa Katongan dan Pundungsari pun juga mengutarakan hal yang tidak jauh berbeda. Beberapa sektor pembangunan maupun pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah desa dianggap masih belum maksimal lantaran sejumlah benturan diantaranya pendanaan. Pemanfaatan dana keistimewaan sendiri juga dianggap belum begitu maksimal karena ada beberapa kegiatan yang digagas tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah dan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Sri Sultan Hamnengku Buwono X mengatakan jika sebenarnya dana keistimewaan yang saat ini telah masuk dalam APBD Kabupaten/Kota seharusnya dapat berdampak baik seiring pembangunan dan pemberdayaan yang dilakukan. Sultan sendiri berharap jika dana keistimewaan yang diberikan dapat menyasar hingga ketingkat padukuhan sehingga pembangunan dan pemberdayaan berdampak maju bagi daerah.
“Perlu diketahui jika memang ada dalam penggunaannya (dana keistimewaan) lebih condong ke pembinaan bukan kegiatan yang didanai oleh pemerintah,” kata Raja Kasultanan Yogyakarta tersebut.

Terlepas dari dana keistimewaan, Gubernur sendiri juga memberikan bantuan, pembinaan dan arahan pada pemerintah 3 desa ini yang nantinya akan mendapatkan perbantuan dari dana yang telah disediakan. Dana ini nantinya paling tidak 6 bulan sudah harus berdampak pada perkembangan desa dan masyarakat.
Ia sedikit mencontohkan, beberapa desa yang telah medapat bantuan dari Gubernur dapat berkembang bahkan maju dengan keunggulan masing-masing. Sri Sultan pun juga meninginkan jika di Rejosari juga nantinya akan terangkat dalam segala bidang. Berada di pintu gerbang sebelah timur seharusnya dapat maju lebih pesat dengan segala yang dimiliki.
“Terobosan memang sangatlah dibutuhkan. Dari tiga desa ini sudah ada yang mengajukan proposal, jika sekiranya saya tidak keberatan ya tidak pakai lama segera dilaksanakan. Tapi juga harus didasari dengan segala aspek yang ada,” terang dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
