Sosial
Dukuh Batal Mundur, Desa Watusigar Kembali Memanas
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berkumpulnya warga Padukuhan Ngimbang, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen untuk menyaksikan pengunduran diri kepala dukuh berakhir anti klimaks. Pasalnya, Kepala Dukuh Ngimbang, Suyatno justru tidak menghadiri pertemuan di Balai Padukuhan yang sebelumnya direncanakan akan diisi pernyatakan pengunduran diri Suyatno pada Rabu (28/02/2018). Dukun Ngimbang sendiri beberapa hari lalu dituntut mundur oleh warganya setelah dituding melakukan penyelewengan dana.
Seperti yang pernah disepakati sebelumnya beberapa hari lalu di Balai Desa Watusigar, bahwa tepat pada hari ini Kepala Dukuh Ngimbang akan melakukan pengunduran diri pada pukul 12.00 WIB. Pernyataan ini akan dilakukan di depan warganya atas konsekuensi penggelapan berbagai dana bantuan yang dilakukan.
Namun, hingga pukul 13.00 WIB Suyatno tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Ratusan warga dan perwakilan LSM yang telah berkumpul pun mulai resah. Berkali-kali Suyatno dihubungi pihak pemerintah desa, namun nomor yang dituju tidak aktif.
Kepala Desa Watusigar, Pardi mengaku, kejadian tidak datangnya Kepala Dukuh ini di luar dugaannya. Pasalnya, berita acara telah dibuat dan ditandatangi langsung oleh Kepala Desa, Kepala Dukuh, perwakilan LSM, dan perwakilan warga. Namun hingga melebihi batas waktu yang disepakati, Suyatno mangkir tidak menepati janji yang disanggupinya kepada warga.
"Ini di luar dugaan saya. Waktu mediasi di kantor desa pun, dia telah menyanggupi di depan perangkat desa akan undur diri namun minta waktu 3 hari untuk menenangkan diri. Tapi begitu berita acara telah dibuat yang bersangkutan tidak datang-datang. Ditelepon pun tidak aktif," ujarnya kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com.

Ketidakhadiran Suyatno membuat warga semakin geram sehingga suasanapun memanas. Warga menduga, Suyatno mangkir lantaran enggan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Dukuh.
Untuk menenangkan kekecewaan warga, Kepala Desa berjanji akan segera mengambil langkah penyelesaian. Pardi menjanjikan bakal membentuk tim investigasi. Jika belum menemukan titik terang, maka investigasi akan dilakukan oleh pemerintah kecamatan hingga kabupaten.
"Besok pagi jam 8 saya akan memanggil Kepala Dukuh Ngimbang ke Balai Desa untuk konfirmasi ketidakhadirannya. Lalu kami akan buat tim investigasi," jelas Pardi.
Acara pengunduran diri Suyatno pada hari ini pun dinyatakan batal lantaran ketidakhadirannya dalam forum. Sebagian warga kemudian melampiaskan kekesalan dengan menggeledah gudang kantor padukuhan. Warga menemukan sejumlah bahan makanan yang diduga merupakan bantuan bencana banjir yang ditimbun di dalam gudang.
"Proses investigasi minimal 1 minggu. Jika nanti Pak Suyatno terbukti bersalah, saya sebagai Kepala Desa yang akan memberhentikan beliau," tegas Pardi.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
