Peristiwa
Empat Hari Pencarian, Korban Laka Laut di Pantai Sedahan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pencarian maraton selama empat hari yang dilakukan terhadap korban laka laut Pantai Sendahan, Kecamatan Girisubo, Danang Lutfi Priyambhodo (17) akhirnya membuahkan hasil. Selasa (16/10/2018) siang tadi, remaja yang berasal dari Kuncen RT 012 RW 003 Karangduren, Tengaran, Semarang, Jawa Tengah ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah Lutfi ditemukan di tengah perairan tak jauh dari lokasi ia tenggelam pada Sabtu (13/10/2018) lalu.
Koordinator SAR Satlinmas wilayah I, Sunu Handoko mengatakan penemuan Lutfi sendiri atas kerjasama tim gabungan yang terdiri dari SAR Satlinmas Wilayah I, Pos TNI AL Sadeng, DitPolair Polda DIY, Polsek Girisobo, PMI Gunungkidul, SAR DIY, CODE X, SAR Semesta. Puluhan petugas dikerahkan untuk melakukan pencarian selama empat hari terakhir ini.
Pada hari Selasa ini, operasi pencarian dimulai sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas mengerahkan 2 perahu jukung untuk menyisir perairan di wilayah Pantai Sedahan dan sekitarnya. Upaya yang dilakukan petugas itu akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 13.30 WIB.
“Tim melihat seperti ada sosok tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian, tepatnya 50 meter dari lokasi korban pertama hilang,” kata Sunu, Selasa siang.
Ia menambahkan, petugas yang melihat sosok tersebut kemudian berkoordinasi dan mendekat di sekitar lokasi. Benar saja, apa yang dilihat tersebut merupakan jenazah manusia.

“Jenazah kemudian di evakuasi menggunakan perahu untuk dibawa menuju pos. Setelah dilakukan pengecekan dan pencocokan, ternyata sesuai ciri-ciri Lutfi,” terang dia.

Pencarian tim gabungan terhadap korban laka laut Sedahan
Sunu mengatakan, korban kemudian dibawa menggunakan ambulance SAR ke RSUD Wonosari untuk dilakukan otopsi. Nantinya setelah proses tersebut selesai, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan, dengan ditemukan korban laka laut di Pantai Sedahan, sekaligus juga operasi pencarian dinyatakan ditutup dan unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
“Pencarian korban laka laut Sedahan resmi ditutup hari ini,” kata dia.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, laka laut maut yang terjadi di Pantai Sedahan berawal ketika tiga orang pelajar asal Jawa Tengah yaitu Putu Bagus Sadewa (15) warga Krajan, Kemetul, Susukan, Salatiga; Muhamad Andiko Abimayu (18) warga Dukuhsari, Muncar, Susukan, Semarang dan Arif Gunawan (16) warga Gumuk, Susukan, Semarang bermain air di sekitar pantai. Ketiganya tak menyadari kedatangan ombak besar yang lantas menyapu mereka. Lutfi yang melihat ketiga temannya lalu berinisiatif memberikan pertolongan. Namun ia justru ikut terseret ombak dan dinyatakan hilang.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
