Peristiwa
Lima Pasangan Mesum Digerebek di Hotel, Sejumlah Orang Berhasil Melarikan Diri
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) DIY dan Sat Pol PP Gunungkidul kembali menggelar razia di puluhan hotel di Desa Girijati, Kecamatan Purwosari pada Senin (15/10/2018) siang kemarin. Sebanyak lima pasangan tak resmi berhasil diamankan petugas untuk kemudian dilakukan pembinaan. Dalam razia yang berlangsung tersebut, sejumlah pasangan sempat melarikan diri dari sergapan petugas.
Informasi yang berhasil dihimpun, razia dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas yang datang menggunakan mobil dan truk kemudian menyebar ke sejumlah penginapan dan hotel di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bantul itu.
Kedatangan petugas secara serentak membuat sejumlah tamu hotel kalang kabut. Beberapa diantaranya bahkan melakukan aksi nekat dengan melarikan diri di kebun dan perbukitan di belakang hotel. Berdasarkan pantauan petugas, sepasang lelaki dan wanita berhasil melarikan diri. Sementara ada pula satu orang lelaki yang meninggalkan pasangannya di dalam kamar.
Namun tak sedikit pula tamu hotel yang tak sempat melarikan diri. Mereka hanya bisa pasrah ketika petugas masuk ke dalam kamar dan mengamankan mereka. Sejumlah alasan sempat diutarakan agar mereka tak diangkut petugas. Namun ketika tak bisa menunjukan mereka sebagai pasangan resmi, akhirnya sepuluh orang kemudian diangkut petugas ke kantor Satpol PP DIY.
“Ada satu pasang yang berhasil kabur, ada juga laki-laki yang kabur meninggalkan pasangan wanitanya di dalam kamar,” ujar Kabid Penegakan Perda Sat Pol PP Gunungkidul, Sutrisno, Selasa (16/10/2018) siang.
Ia mengatakan, sejumlah orang yang diamankan tersebut berusia 20-60 tahun. Adapun identitas mereka yakni, IDM (60) warga Yogyakarta, SR (48) warga Jogyakarta, ST (26) warga Bantul, Tt (25) warga Karanganyar, LB (26) warga Bantul, RT (29) warga Gunungkidul, SR (33) warga Bantul AT (32) warga Bantul, WT (24) warga Gunungkidul dan EW (32) warga Bantul.
“Dari data itu ada dua pasang mahasiswa, mereka semua bukan pasangan resmi,” kata Sutrisno.
Ia menambahkan, 10 orang yang berhasil diamankan kemudian dibawa ke Kantor Pol PP DIY untuk dilakukan pembinaan. Para pasangan tak resmi itu dijerat setelah melanggar Perda no 18 tahun 1954.
“Itu perda lama, perda yang mengatur larangan kegiatan prostitusi di tempat umum. Yang punya perda itu DIY, kalau di Gunungkidul tidak ada perda itu,” kata Sutrisno.
-
Uncategorized21 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
