fbpx
Connect with us

Pendidikan

Gelar Pertemuan Dengan Pemerintah dan UNY, DPRD Akhirnya Setujui Pembangunan Kampus di Semanu

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari, (pidjar.com)–Langkah cepat langsung dilakukan oleh pihak eksekutif dan legislatif di Kabupaten Gunungkidul terkait penundaan hibah lahan dari Pemkab Gunungkidul kepada Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Lahan ini nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan gedung kampus UNY di Gunungkidul. Pada Kamis (13/07/2019) kemarin, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, Organisasi Pimpinan Daerah dan jajaran pimpinan Universitas Negeri Yogyakarta menggelar pertemuan. Pertemuan tersebut membahas mengenai duduk perkara adanya pelanggaran prosedur yang belum dipenuhi oleh Pemkab dalam proses hibah lahan.

“Ada prosedur sebagaimana termaktub dalam Peraturan Pemerintah Nomor 02 Tahun 2012 tentang hibah daerah bahwa pemberian tanah oleh pemerintah daerah meskipun hanya sejengkal tanah harus mendapat persetujuan dari DPRD,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Dhemas Kursiswanto kepada pidjar.com seusai pertemuan.

Dhemas menyebut, DPRD Kabupaten Gunungkidul sepenuhnya sangat menyetujui adanya MoU Kerjasama antara Kabupaten Gunungkidul dengan UNY. Bahkan ia menilai tanah yang tadinya akan digunakan untuk sirkuit balap di Desa Pacarejo Kecamatan Semanu itu lebih efisien apabila digunakan untuk aktivitas pendidikan.

Berita Lainnya  Daftar Kuliah di UGK, Sunaryanta Pilih Jurusan Administrasi Negara

“Pasti akan banyak dampaknya apabila didirikan universitas, seperti misalnya masyarakat Gunungkidul akan semakin sadar akan pentingnya pendidikan,” tegasnya.

Ia menampik anggapan jika DPRD Kabupaten Gunungkidul mempersulit dibangunnya gedung UNY. Menurutnya, DPRD hanya meluruskan aturan mengenai hibah tanah.

“Kami menyambut positif namun apabila sambutan kami tidak dibarengi dengan prosedur yang tepat malah repot semua. Nanti akan segera kami gelar sidang paripurna untuk memastikan hibah tanah ini,” tandasnya.

Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono memaparkan, setujunya seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Gunungkidul merupakan sebuah langkah pasti bahwa kampus UNY akan segera dibangun. Pihaknya saat ini akan segera mendaftarkan ke Banmus untuk melaksanakan Paripurna pelepasan.

Berita Lainnya  Puluhan Santri Terkonfirmasi Positif, Pembelajaran di Ponpes Darul Quran Distop Sementara

“Rencananya lahan yang akan dihibahkan 4,6 Hektare,” ucap dia.

Terpisah, Rektor UNY, Sutrisna Wibawa menambahkan, jajarannya mematuhi prosedur tersebut. Ia mengaku saat ini civitas akademik UNY masih dalam tahap perencanaan. Baru nanti apabila tanah telah dihibahkan kepada UNY pihaknya akan mulai melakukan kajian-kajian.

“Paling tidak satu atau dua bulan untuk melakukan studi kelayakan. Kami tidak bisa gegabah,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, nantinya kampus UNY yang akan dibangun di Gunungkidul merupakan sekolah vokasi. Dalam perencanaan, UNY sendiri saat ini telah mengajak kerjasama sejumlah prengusaha dan sejumlah industri.

“Karena vokasi salah satu implementasi kegiatannya harus melalui industri tidak bisa mandiri. Potensi yang ada di Kabupaten Gunungkidul cocok untuk sekolah vokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Studi Kelayakan UNY, Widarto memaparkan, adapun untuk membuka program studi di sekolah vokasi pihaknya akan melihat potensi daerah. Di samping itu juga minat masyarakat Gunungkidul juga akan menjadi pengaruh dari uji kelayakan itu sendiri.

Berita Lainnya  Gunungkidul Raih Kategori Utama Dalam Ki Hajar Award

“Kami akomodir seluruh minat masyarakat Gunungkidul dan sekitarnya khususnya untuk kaum milenial agar dengan dibangunnya UNY di sini bakat dari potensi daerah akan berkembang,” tutupnya.

Apabila tidak ada kendala, rencananya peletakan batu pertama pembangunan Gedung UNY akan dimulai bertepatan pada hari kemerdekaan Republik Indonesia. Pihak UNY merencanakan tahun depan kampus sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mahasiswa baru.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler