Sosial
Gerakan Beli Sayur Mayur Langsung Dari Petani Untuk Dibagikan ke Masyarakat Korban Pandemi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gotong royong saling membantu kepada masyarakat terdampak covid19 nampaknya kini menjadi tren baru masyarakat. Trend ini tentunya sangat positif lantaran meringankan beban masyarakat yang terdampak covid19 ataupun masyarakat yang tengah melaksanakan isolasi. Kebersamaan yang terjalin membuat motivasi tersendiri bagi para warga atau kawasan yang saat ini tengah terdampak.
Seperti yang terlihat di Padukuhan Budegan I dan II, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari pada Kamis (11/06/2020) kemarin. Senyum sumringah nampak pada wajah para relawan ketika mendapatkan kunjungan dari Muhammadiyah Covid19 Command Center (MCCC). Rombongan tersebut membawakan bantuan berupa sayur mayur untuk dibagikan kepada masyarakat setempat.
Relawan Kalurahan Piyaman, Bowo menuturkan, pandemi covid19 saat ini sedang terjadi di wilayahnya. Munculnya klaster di Karangmojo cukup membuat dampak bagi warga sekitar. Banyak warga yang harus menjalani isolasi mandiri guna mengantisipasi persebaran virus ini semakin meluas.
“Ya warga makin was-mas, ada ratusan KK melaksanakan isolasi mandiri,” ujar Bowo, Kamis sore.
Pelaksanaan isolasi mandiri ini tentunya sangat berdampak terhadap kehidupan warga. Mereka tentunya tak lagi bisa mencari nafkah. Sehingga dalam hal ini, bantuan sangat diharapkan terutama untuk menunjang permakanan harian.

Bowo sangat berterima kasih dengan bantuan berupa sayur mayur dari MCCC. Bantuan tersebut nantinya akan dibagikan kepada puluhan warga sekitar khususnya yang harus menjalani isolasi. Harapannya masyrakat yang tengah menjalani isolasi mandiri tak perlu bingung lagi mencari permakanan.
“Kami bagi kepada puluhan kepala kelurga, ya intinya kami mengucapkan terimakasih,” kata Bowo.
Sementara itu, Ketua MMMC Muhammadiyah, Andanto memaparkan, pihaknya membagikan ratusan ikat sayuran yang dibagikan kepada 15 titik yang terdampak pandemi. Harapannya, dengan kegiatan ini kondisi ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga.
“Juga kami komitmen dalam menyantuni masyarakat yang terkena dampak covid19 baik langsung maupun tidak langsung,” jelasnya.
Adapun sayur mayur ini dibeli langsung dari petani Gunungkidul. Dengan ini, diharapkan bisa menggairahkan semangat petani yang juga sempat lesu akibat pandemi. Ia berharap kondisi segera pulih.
“Selain itu juga sebagai ajang silaturahmi,'” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi berharap gerakan sodaqoh sayur mayur oleh MCCC bisa terus dijalankan bahkan pada pasca Pandemi Covid19. Menurutnya sodaqoh ini banyak manfaat.
“Pertama, menjadi sarana utk memberdayakan petani, terutama petani sayuran. Dengan gerakan ini diharapkan petani sayuran gunungkidul tdk sampai membuang sayuran hasil panenannya ke sungai atau membuang ke sembarang tempat akibat tidak laku,” tutur Immawan.
Tentu hal ini, lanjut Immawan, bisa jadi sarana bagi kaum tani untuk kemabli percaya diri dan punya harapan besar bahwa hasil tanamannya akan laku di pasaran. Selain itu juga, sebagai sarana sodaqoh yg terkait langsung dengan kesehatan masyarakat.
“Mengkonsumsi sayur adalah bagian penting dari strategi kesehatan masyarakat. Gerakan ini bisa diimplementasikan ke komoditi lainnya yang mana inti konsepnya adalah pemberdayaan masyarakat sekaligus kepedulian terhadap warga masyarakat yang potensi ekonominya masuk kategori strata bawah,” tutup Immawan.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Uncategorized24 jam yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
