Kriminal
Geram Curanmor Marak di Gunungkidul, Kasat Reskrim Ancam Tembak Pelaku
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam beberapa waktu terakhir, para pelaku pencurian kendaraan bermotor mengobrak-abrik Gunungkidul. Sejumlah warga di berbagai wilayah harus kehilangan sepeda motornya. Hal ini tentunya membuat gerah jajaran Sat Reskrim Polres Gunungkidul. Polisi saat ini akan fokus dalam pengungkapan kasus-kasus curanmor yang terjadi di Gunungkidul. Polisi bahkan mengancam akan mengambil langkah tegas, termasuk diantaranya tembak di tempat kepada para pelaku curanmor yang masih nekat meresahkan warga Gunungkidul.
Dari beberapa kasus yang telah berhasil diungkap, polisi menyebut bahwa tindakan kriminalitas tersebut dilatarbelakangi karena adanya kesempatan dan kelalaian korban dalam mengamankan kendaraannya. Untuk itu, diharapkan masyarakat bisa lebih waspada agar ke depan tidak menjadi korban kejahatan.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Dwipayana mengakui bahwa sejak beberapa waktu terakhir ini, kasus pencurian sepeda motor di Gunungkidul memang mengalami lonjakan kasus. Menurut Anak Agung, maraknya kasus pencurian sepeda motor di Gunungkidul terjadi karena kelalaian pemilik kendaraan.
“Sementara yang meningkat saat ini kan curanmor (pencurian sepeda motor), jadi kita fokus untuk pengungkapan curanmor,” ujar Kasat Reskrim ketika dihubungi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Jumat (16/08/2019).
Ia memberikan contoh,kelalaian yang dimaksud adalah pemilik kendaraan atau korban kerap kali memarkirkan kendaraanya di lokasi yang jauh dari pandangan. Tak hanya itu, para korban juga diketahui tidak mengkunci ganda kendaraannya.
“Peluang tersebut dimanfaatkan oleh pencuri untuk mengambil kendaraan mereka. Rata-rata kasus di Gunungkidul seperti itu,” terang dia.
Anak Agung menjelaskan, untuk para pelaku yang berhasil diringkus sendiri mayoritas merupakan warga Gunungkidul. Pihaknya pun menduga sejumlah kasus yang masih belum terungkap para pelakunya masih dalam lingkup Gunungkidul.
“Belum ada indikasi dari luar kota, sementara pelaku berasal dari daerah kita sendiri,” ungkapnya.
Disinggung mengenai tingkatan pelaku, Kasat Reskrim belum bisa menjelaskan lebih lanjut apakah mereka tergolong dalam pelaku profesional maupun amatir. Pun demikian ketika disinggung mengenai cara kerja para pelaku.
“Kalau hal ini belum bisa kita datakan dan analisa karena masih ada beberapa kejadian yang baru terungkap. Di mana masih dikategorikan karena ada kesempatan saja pencurian ini bisa terjadi,” beber dia.
Meski memiliki segudang tumpukan pekerjaan rumah, namun jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul berkomitmen untuk menangani kasus pencurian sepeda motor ini dengan tuntas. Pihaknya berpedoman bahwa setiap tindakan kriminalitas yang terjadi selalu meninggalkan jejak yang tentunya akan diusut hingga nantinya semua kasus dapat terungkap.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri, peran dari masyarakat tentunya sangat kami harapkan. Sekecil apapun jika ada hal mencurigakan dapat disampaikan kepada kami, akan kami tindak lanjuti,” imbuh Anak Agung.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan terhadap para pelaku kejahatan. Bahkan upaya tembak ditempat pun bisa dilakukan jika nantinya para pelaku melakukan hal yang membahayakan petugas atau berusaha melarikan diri saat ditangkap. Dengan langkah-langkah tegas yang dilakukan tersebut, diharapkan akan memberikan efek jera kepada pelaku agar tidak beraksi di Gunungkidul.
“Tentu ada tahapan-tahapan dalam SOP yang dipenuhi. Tidak menutup kemungkinan nantinya jika para pelaku melawan atau membahayakan petugas upaya tembak ditempat dapat saja dilakukan,” terangnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
