Kriminal
Ditinggal Sholat, Motor Milik Pejabat Dinas Kebudayaan Digondol Maling
Playen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kawanan bandit pencuri sepeda motor nampaknya semakin gencar melancarkan aksinya di Gunungkidul. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah warga menjadi korban kejahatan. Terakhir pada Jumat (16/08/2019) kemarin, seorang pejabat di lingkungan Pemkab Gunungkidul menjadi korban kejahatan ini.
Agus Mantara warga Padukuhan Siyono Wetan, Desa Logandeng, Kecamatan Playen harus kehilangan sepeda motor dengan jenis Vario dengan nomor polisi AB 3751 OW miliknya. Saat kejadian pada Jumat malam, korban tengah melaksanakan sholat di Masjid Al Mubarok Logandeng.
Diceritakan pria yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul itu, kejadian ini bermula ketika ia menuju ke Masjid Al Mubarok yang terletak tak jauh dari kediamannya. Pada kesempatan ini, ia hendak melaksanakan ibadah Sholat Maghrib secara berjamaah di Masjid tersebut.
Agus sendiri datang menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna merah miliknya. Segera setelah sampai di Masjid, ia kemudian meninggalkan sepeda motor tersebut di area parkir dan masuk ke dalam Masjid.
“Saya tinggal sholat dan ternyata kunci lupa saya cabut,” ujar Agus Mantara, Sabtu (17/08/2019) siang.

Saat kejadian, Masjid yang berada di pinggir Jalan Kyai Legi tersebut terhitung ramai oleh jamaah. Kendaraan yang terparkir di halaman masjid pun tak hanya milik Agus. Namun apes, maling dengan mudah membawa lari sepeda motor milik Ketua Karang Taruna Kabupaten Gunungkidul tersebut.
“Saat saya hendak pulang, motor saya sudah tidak ada,” imbuh Agus.
Terpisah ketika dikonfirmasi, Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak menjelaskan, begitu mendapatkan informasi kaitannya dengan curanmor di Padukuhan Siyono Wetan, anggotanya langsung melakukan olah TKP. Saat ini, pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti guna mengidentifikasi pelaku kejahatan.
“Masih terus kita lakukan penyelidikan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Playen,” beber Jusuf.
Terkait dengan kejadian ini, ia terus mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. Saat ini, pelaku kejahatan terus mengintai dan memanfaatkan kesempatan sekecil apapun untuk melancarkan aksinya.
“Kejahatan itu kan selalu karena niat dan kesempatan, apalagi saat ini Gunungkidul sedang darurat curanmor, jangan teledor menaruh kunci di sepeda motor,” tandas Kapolsek.
Terlebih, menurutnya saat kendaraan ditinggal beribadah harus lebih dicermati. Karena para pelaku pencurian akan melihat celah.
“Orang beribadah sudah pasti khusyuk, untuk itu kami selalu imbau kepada masyarakat agar jangan sampai meninggalkan kunci dan menempel di sepeda motor ketika ditinggal beribadah,” ujarnya.
Dengan status Kabupaten Gunungkidul yang sudah di level waspada curanmor pihaknya menggiatkan patroli di lokasi-lokasi Kecamatan Playen yang dianggap rawan. Hal tersebut nantinya diharapkan akan mampu meminimalisir kejahatan curanmor.
“Anggota kami setiap piket pasti selalu melakukan patroli, terlebih Babinkamtibmas selalu melekat di desa-desa tapi kami juga harap masyarakat jangan lengah jangan memberikan kesempatan untuk para pencuri ini,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized1 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
