fbpx
Connect with us

Sosial

Gunungkidul Diserbu Pengembang, Bangun Puluhan Lokasi Perumahan Dalam 4 Tahun Terakhir

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Keberadaan perumahan baik jenis bersubsidi maupun tak bersubsidi terus tumbuh subur di Kabupaten Gunungkidul. Sejumlah kapanewon menjadi bidikan para pengusaha properti untuk mengembangkan usaha mereka untuk menyediakan hunian yang murah menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Saat ini, sudah ada puluhan kompleks perumahan di Gunungkidul.

Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Bambang Antono mengungkapkan, sektor perumahan di Gunungkidul memang beberapa waktu ini mulai mendapatkan tempat di masyarakat. Hanya dalam empat tahun terakhir ini saja tercatat telah dikembangkan puluhan lokasi perumahan. Menurut Bambang, hal ini tentu sesuai dengan tujuan pemerintah yang ingin memberikan hunian murah dan terjangkau kepada masyarakat.

“Terutama mulai 2017 sampai dengan 2020, trend perkembangan perumahan di Gunungkidul luar biasa. Sampai sekarang sudah ada sekitar 40 titik perumahan di Gunungkidul,” kata Bambang Antono, Rabu (24/02/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, lokasi yang dibidik oleh pengembang mayoritas di wilayah perkotaan Wonosari. Wilayah yang menjadi bidikan lainnya adalah di Kapanewon Semanu, Playen, dan Karangmojo. Ia menambahkan bahwa saat ini yang mulai dibidik adalah lokasi-lokasi di Kapanewon Patuk dan Semin yang mengalami perkembangan cukup pesat.

“Ada banyak pertimbangan tentunya letak kawasan yang strategis. Dekat dengan kota, harga masih murah, dekat dengan pusat perbelanjaan maupun sekolah,” tambahnya.

Menurut Bambang, dari pemerintah sendiri tetap ikut andil dalam pengontrolan dan pengendalian menjamurnya perumahan ini melalui perizinan. Para pengusaha yang hendak mengembangkan kawasan perumahan harus memenuhi aturan terutama dalam hal tata ruang serta proses perijinan.

“Ke depan dengan semakin berkembangnya daerah, tentu pertumbuhannya akan semakin besar. Yang terpenting laku di pasaran, jangan hanya melihat momentnya saja,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto menyatakan bahwa belakangan ini, terkait dengan pembangunan perumahan di Gunungkidul memang sangat pesat. Dengan adanya perumahan komersil ini, ia berharap menjadi sebuah pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian.

“Namun juga perlu dicatat, perizinan atas pembangunan perumahan ini harus benar-benar dipersiapkan dan dilengkapi,” ucap Demas.

Selama ini pihaknya belum mendapati adanya permasalahan terkait dengan perizinan perumahan, meski begitu pengawasan tetap dilakukan.

Panewu Playen, M. Setyawan mengungkapkan, di wilayahnya terus menjadi bidikan lokasi perumahan. Dalam pantauannya, yang saat ini cukup banyak dikembangkan adalah di Kalurahan Logandeng, Playen, maupun Bandung sudah ada beberapa unit yang didirikan oleh para pengembang.

Menurutnya tidak menutup kemungkinan dengan pembangunan jalur Gading-Ngalang-Tawang nantinya akan membuat lokasi-lokasi lain akan menjadi salah satu kawasan yang dibidik oleh para pengembang.

“Kawasan sana (Gading) sangat potensial. Terlebih jalur sana kan nanti tembus JJLS maupun Exit tol jadi aktifitasnya akan padat dan banyak diminati untuk pengembangan usaha maupun perumahan,”tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler