Connect with us

Pemerintahan

Gunungkidul Masih Terus Datangkan Ikan Dari Luar Daerah, Kinerja DKP Dipertanyakan Dewan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul mempertanyakan kinerja Pemkab Gunungkidul di bidang perikanan. Pasalnya, meski dikarunia dengan potensi alam yang besar, hingga saat ini perikanan di Gunungkidul masih kurang berkembang.

Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul, Tri Iwan Isbumaryani menuturkan, belum maksimalnya kinerja Pemkab Gunungkidul dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan Gunungkidul terlihat dari kemampuan para produsen dalam melayani permintaan dari restoran-restoran sea food di Gunungkidul. Rata-rata, saat ini restoran Sea Food ataupun restoran ikan bakar banyak mendatangkan bahan baku dari luar daerah. Hal ini menurut Iwan sangat tidak produktif mengingat apabila dikembangkan dengan baik, maka nantinya bisa menjadi sumber pendapatan bagi warga lokal.

“Saya banyak mendapatkan laporan bahwa para pengusaha kuliner harus mengambil bahan baku dari luar daerah karena memang tidak tersedia di sini,” tandas Tri Iwan, Jumat (11/05/2018) siang.

Berita Lainnya  Capaian Vaksin Booster Rendah, Tim Gabungan di Kapanewon Patuk Edukasi Warga Door To Door

Ia menegaskan bahwa hal semacam ini perlu mendapatkan perhatian yang serius, pasalnya, dengan semakin boomingnya pariwisata Gunungkidul, industri kuliner tentunya juga akan mengalami perkembangan yang pesat. Jika dimanfaatkan dengan baik, maka nantinya akan bisa sangat berguna bagi masyarakat.

“Pemenuhan ikan atau yang lainnya dari lautan perlu diperhatikan, sekarang wisata maju otomatis berpengaruh ke kulinernya. Seharusnya regenerasi nelayan diperhatikan, program pemerintah atau dinas terkait untuk mendukung nelayan harus ditingkatkan,” katanya.

Selain itu, Tri Iwan juga menyoroti mengenai semakin terbatasnya tenaga penyuluh di bidang perikanan. Saat ini, tenaga penyuluh perikanan disebutnya kurang mencukupi untuk mengampu wilayah Gunungkidul yang cukup luas. Padahal, peran mereka ini cukup penting lantaran langsung berhubungan dengan masalah-masalah yang dialami oleh warga masyarakat.

Berita Lainnya  Semangat Para Anggota Linmas Amankan Pilur Serentak di Tengah Usia Uzurnya

Masalah semakin bertambah lantaran ketika banyak pegawai tua yang pension, kebijakan untuk penambahan pegawai terganjal oleh keputusan moratorium dari pusat.

“Memang bisa juga solusinya melalui THL, akan tetapi juga terkendala bidang lain yang mungkin lebih memerlukan,” urai dia.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kepala DKP Gunungkidul Khairudin berdalih bahwa sebenarnya perikanan di Gunungkidul sangat maju. Saat ini tangkapan nelayan cukup banyak. Hanya saja lantaran kualitas ikan Gunungkidul sangat baik, banyak daerah yang menginginkan ikan tersebut.

“Para nelayan menjual ikan kita ke luar daerah. Ikan-ikan tersebut nantinya juga diekspor ke luar,” terang Khairudin.

Ke depan, ia berencana akan berkomunikasi lebih lanjut dengan para nelayan dan penjual ikan mengenai fenomena banyak dijualnya ikan Gunungkidul keluar daerah sementara pasar di daerah menjadi terbengkalai dan justru harus mengambil ikan dari luar.

Berita Lainnya  Ini Jadwal Resmi Tes CPNS di Lingkungan Pemkab Gunungkidul

“Memang cukup sulit untuk mengatur hal tersebut, tapi akan kita coba usahakan,” urainya.

Terkait dengan jumlah penyuluh, ia merasa saat ini sudah sangat mencukupi. Saat ini pihaknya memiliki 16 orang pegawai penyuluh perikanan. Meski idealnya ada 1 penyuluh di setiap kecamatan, akan tetapi jumlah ini ia rasa sudah sangat mencukupi.

“Apalagi kualitas petugas kita juga sudah sangat mumpuni,” katanya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler