Connect with us

Pemerintahan

Minim Bantuan, BPBD Telah Salurkan 5 Juta Liter Air Bersih

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat ada 100 ribu lebih warga yang terdampak kekeringan.  Untuk mengatasi masalah tersebut, BPBD melakukan dropping air kepada warga terdampak. Sampai dengan saat ini sedikitnya 5 juta liter air telah disalurkan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, sedikitnya ada 14 Kapanewon yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Adapun diantaranya, Girisubo, Rongkop, Purwosari, Tepus, Ngawen, Ponjong, Semanu, Paliyan, Patuk, Semin, Nglipar, Gedangsari, Panggang, dan Tanjungsari. Dari data tersebut, sedikitnya ada 128.838 jiwa yang mulai terdampak kekurangan air bersih.

“Kita sudah menyalurkan air, total ada 1.112 tangki yang beroperasi. Kalau setiap tangki mengangkut 5.000 liter air maka sudah 5 juta liter lebih,” ucap Edy, Jumat (02/10/2020).

Banyaknya dropping air yang dilakukan oleh BPBD tersebut menurutnya karena pada kemarau tahun ini bantuan dari pihak ketiga sangatlah minim. Pada tahun sebelumnya, di saat seperti ini sudah ada belasan bantuan yang berasal dari berbagai lembaga masuk ke BPBD untuk disalurkan kepada masyarat.

Berita Lainnya  Berkaca Dari Langkanya Minyak Goreng, Gunungkidul Berpotensi Kembangkan Industri Minyak Kelapa

“Tahun ini baru ada dua lembaga yang menyalurkan bantuan air bersih,” jelas Edy.

Namun begitu, menurutnya dampaknya kekeringan tak begitu luas. Sebab kemarau tak sepanjang tahun kemarin. Saat ini pun bupati telah mengeluarkan Surat Keputusan Status Siaga Darurat Tahun 2020 10 Juni 2020 Nomor 235/KPTS/2020.

“Pandemi seperti saat ini bantuan dari pihak lain memang minim ya, tetapi memang droping sendiri juga mundur dari tahun sebelumnya. Tahun lalu kita bulan Mei sudah droping, tahun ini baru bulan Juli mulainya karena masih ada hujan bulan Juni,” ucap  Edy.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler