Pemerintahan
Menekan Angka Kasus Bayi Stunting di Gunungkidul
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Stunting masih menjadi persoalan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk diselesaikan. Meskipun dalam empat tahun terakhir ini selalu mengalami penurunan kasus stunting, namun masih adanya kasus stunting ini tidak melulu bicara soal angka sehingga harus ditekan seminimal mungkin. Hal ini lantaran, dengan menderita stunting, anak bisa terganggu perkembangannya.
Secara presentase, pada tahun 2017 tercatat 20,6% anak menderita stunting, kemudian turun pada tahun 2018 menjadi 18,47%, pada tahun 2019 turun kembali menjadi 17,94%, dan pada tahun 2020 turun kembali menjadi 17,43% atau setara dengan 5.390 balita penderita stunting.
Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto, menyampaikan, masih adanya kasus bayi stunting tak terlepas dari masalah kemiskinan yang selama ini menghantui Gunungkidul. Menurutnya, perlu adanya sinergitas dari berbagai level pemerintahan dan lapisan masyarakat untuk mengatasi kemiskinan yang nantinya berbanding lurus pada menurunnya angka stunting.
“Melalui pemetaan data yang lebih konkret dan spesifik, bisa lebih kami prioritaskan dari pemerintah daerah bagaimana program kebijakan ini bersinergi. Sehingga kaitannya dengan penanganan stunting bisa lebih cepat tentu kami berharap lewat Lurah untuk bisa mengkoordinasikan data-data penting sehingga program bisa lebih terarah dan terukur,” ucap Heri, Selasa (30/11/2021).
Menurutnya, dalam pengentasan kemiskinan yang akan berdampak pada penanganan stunting dapat lebih terarah akan lebih mudah ketika data di lapangan konkret. Sehingga program yang dilaksanakan dapat lebih komprehensif dan adanya ketersinambungan antar program.

“Karena stunting ini penting untuk diperhatikan, stunting ini terjadi sejak atau bahkan belum dimulainya kehamilan tentu adanya pendataan valid dan akurat terutama data ibu-ibu hamil. Sehingga nanti pemerintah bisa hadir. Program kebijakan apa saja yang lebih tepat sasaran di Kalurahan mana di Dusun mana, jadi program kita lebih terarah,” sambung dia.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Nani Asyfiah, menambahkan, pihaknya terus mengupayakan penekanan angka stunting di Gunungkidul dengan membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang beranggotakan bidan, PKK, dan kader Posyandu.
“Nah mereka inilah yang nanti bergerak untuk melihat kondisi keluarga yang ada di wilayahnya. Di Gunungkiudul sudah ada 356 TPK yang terbentuk,” jelasnya.
Menurutnya, dari segi anggaran untuk penanganan stunting pihaknya menggunakan dana dari DAK lantaran anggaran dari APBD begitu minim untuk mengalokasikan program-program penanganan stunting.
“Kita upayakan 4 T bisa terlaksana, kemudian kita coba untuk mendampingi para remaja untuk mempersiapkan diri menuju gerbang pernikahan sampai dia nanti hamil kemudian mendapatkan anak. Anak dari usia dini sampai usia anak kita dampingi untuk gizi dan stimulannya,” terangnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal3 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
