Pendidikan
Guru Honorer Tuntut Pemerintah Berikan Gaji Sesuai UMK
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Forum Honorer Sekolah Negeri berencana terus melanjutkan perjuangan dalam rangka mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, suatu hal yang tidak mereka dapatkan selama ini. Dalam waktu dekat ini, FHSN akan mengelar audensi dengan anggota dewan baru periode 2019-2024 guna melakukan diskusi terkait dengan kesejahteraan para guru honorer yang jauh dari kata layak. FHSN menuntut untuk dapat digaji sesuai dengan ketetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gunungkidul.
Koordinator FHSN Gunungkidul, Aris Wijayanto menyatakan, sebenarnya perhatian pemerintah kepada para GTT pada tahun 2019 ini sudah cukup diapresiasipihaknya. Salah satu yang paling krusial adalah penerbitan Surat Keputusan (SK) Guru Pengganti yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul.
“Dengan adanya SK tersebut, kami yang dulu gajinya hanya Rp 300 ribu, sekarang jadi Rp 700 ribu. Sudah ada peningkatan, itu kita apresiasi tentunya,” kata Aris, Selasa (08/10/2019).
Meski saat ini sudah ada peningkatan perhatian, namun gaji yang diperoleh masih jauh dari UMK. Hal itu dianggap masih jauh dari pantas dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh para GTT dalam pekerjaan dan ketugasannya.
“Kalau sebanding jelas belum, tapi itu sekali lagi kami apresiasi karena telah mengakomodir apa yang menjadi tuntutan kami tentang legalitas dan kesejahteraan kami walaupun masih belum sesuai dengan yang kami harapkan,” ucap dia.

Keberhasilan perjuangan FHSN dalam memperjuangkan kesejahteraan GTT belum lama ini akan dilanjutkan dengan perjuangan selanjutnya. Meski belum menjelaskan secara gamblang, namun tidak menutup kemungkinan akan ada gerakan besar yang dilakukan oleh GTT dan PTT hingga tuntutan mereka bisa sepenuhnya dipenuhi pemerintah.
“Saat ini baru tahap menjaring aspirasi teman-teman, karena masih banyak PR yang harus kita perjuangkan,” imbuhnya.
Dalam waktu dekat ini, pihaknya juga berencana melakukan audensi dengan anggota dewan baru untuk mengkomunikasikan terkait kesejahteraan GTT di Gunungkidul. Namun begitu, waktu untuk kegiatan tersebut belum bisa disampaikan.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih menyambut baik wacana audensi tersebut. Namun demikian, nampaknya belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini lantaran padatnya jadwal.
“Sampai November ini setiap hari sudah ada jadwal untuk rapat. Kemungkinan Desember yang belum ada agenda masuk,” terang dia.
Ia juga menanggapi perihal minimnya gaji yang diperoleh GTT dan PTT di Gunungkidul. Namun demikian, Endah memilih realistis dengan berharap kepada GTT untuk juga mengerti keuangan yang dimiliki daerah.
“Memang 20 persen anggaran APBD ini untuk pendidikan, tetapi juga harus dilihat kemapuan daerah itu seberapa. Kalau menurut saya, pemberian Rp 700 ribu itu belum layak memang,” papar Endah.
Dirinya menambahkan, aspirasi yang masuk dari FHSN akan menjadi salah satu poin yang akan diperjuangkan. Sebab menurutnya, pendidikan merupakan hal penting bagi kemajuan suatu wilayah.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
