Connect with us

Sosial

Hemat Biaya Listrik Hingga 50 Ribu, Warga Padukuhan Ini Manfaatkan Panel Surya

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pada zaman modern seperti sekarang, keberadaan listrik menjadi sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Untuk kebutuhan rumah tangga misalnya, alat-alat elektronik seperti lampu, setrika, mesin cuci, dan sebagainya tak mampu dioperasikan tanpa adanya aliran listrik serta di era media sosial kehadiran listrik menjadi penting untuk mengisi daya baterai ponsel agar tetap dapat digunakan. Di Indonesia sumber energi baru dan terbarukan (ebt) untuk menghasilkan listrik sangat melimpah, seperti melalui panas sinar matahari. Bahkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat potensi EBT di dalam negeri yang paling besar ialah tenaga surya sebesar 208 Gigawatt (GW).

Muhammad Awab Abdullah (49), warga Padukuhan Ngemplek, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik di rumahnya menggunakan panel surya. Ia juga menginisiasi kampung edukasi dan mengajak serta memberikan wawasan mengenai EBT.

Berita Lainnya  Menderita TBC Akut, Seniman Campursari Asal Ponjong Hampir Putus Asa

Awal mula pria tersebut memilih alternatif tenaga surya karena melihat bagaimana instalasi listrik porak-poranda saat gempa pada 2006 silam, melihat keadaan saat itu ia tergerak untuk menerapkan tenaga panel surya suatu saat nanti.

“Jadi waktu gempa 2006 itu saya melihat listrik padam, di malam hari tidak ada penerangan situasi masih mencekam karena gempa. Kalau alam sudah berbicara, infrastruktur yang dibangun manusia ya bakal hancur. Dari situ ingin ada listrik dari tenaga surya,” ulas Muhammad Awab Abdullah.

Pria yang masih bekerja di Pengadilan Negeri Bantul itu mengaku belajar secara otodidak, ia mempelajari dari buku-buku tentang kelistrikan dan kemudian mempraktekannya langsung. Sejak ia menempati rumahnya yang sekarang, ia mendesain sedemikian rupa agar seluruh listriknya dapat menggunakan tenaga surya. Dalam proses pembangunan rumahnya pun ia telah menggunakan listrik yang dihasilkan dari tenaga surya miliknya.

“Rumah ini dibangun sedikit-sedikit selama tiga tahun, selama pembangunannya sudah memakai listrik dari tenaga surya. Sebelumnya saya tinggal di Jeruk, disana juga sudah menggunakan tenaga surya,” sambung dia.

Bersama warga setempat, ia menginisiasi kampung edukasi yang bertujuan memberdayakan masyarakat, khususnya dalam hal energi baru dan terbarukan. Daya listrik sebesar 7.500 Watt ia ciptakan dari panel-panel surya yang dipasang di atap rumahnya.

Berita Lainnya  Keluh Kesah Para Peternak Kecil Saat Ayamnya Hanya Dihargai Rp8.000 Per Ekor

Seiring berkembangnya waktu, tetangga sekitar mulai penasaran dengan yang dilakukan olehnya. Kini sebanyak 15 rumah tetangganya kini telah menggunakan panel surya meskipun masih terhubung dengan listrik milik PLN.

“Kalau tetangga ada sekitar 15 rumah yang sudah pasang panel surya untuk kebutuhan seperti lampu, tapi masih paralel dengan PLN. Ya sebulan bisa menghemat 50 ribu untuk pengeluaran listriknya,” ucap dia.

Menurutnya, ongkos untuk menggunakan panel surya tergantung dengan kebutuhan tiap rumah. Biaya instrumen-instrumen panel surya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan ekonomi di tiap rumah tangga. Misalnya saja panel surya untuk mencukupi nyalanya lampu akan sangat berbeda jika untuk mencukupi beragam alat elektronik di rumah.

Berita Lainnya  Nekat Digelar Saat PSTKM, Tim Satgas Covid Semin Hentikan Acara Hajatan Warga

“Selain itu, menyesuaikan juga apakah banyak pohon rindang di sekitar tempat pemasangan. Karena itu nanti mempengaruhi grade panel surya yang akan dipasang, tentu harganya juga berbeda,” tambah Muhammad Awab.

Dalam perawatannya ia menyampaikan jika tidak ada hal yang sulit, bahan panel surya telah didesain kuat dan diperkirakan dapat bertahan sampai 25 tahun. Pemasangan panel surya dengan posisi miring juga memudahkan saat akan membersihkannya dari debu. Selain itu instalasi listrik menjadi hal penting agar panel surya tidak mengalami konslet.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler