Connect with us

Sosial

Pencarian di Luweng Tak Membuahkan Hasil, Hilangnya Warga Saptosari Masih Jadi Misteri

Diterbitkan

pada

Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hilangnya Pardi (45) warga Dusun Kanigoro RT 04/04, Desa  Kanigoro, Kecamatan Saptosari hingga saat ini masih menjadi misteri. Pardi sendiri diketahui menghilang sejak Rabu (20/12/2017) silam . Masih belum diketahui nasib yang bersangkutan lantaran hingga saat ini, proses pencarian yang melibatkan petugas gabungan masih terus dilakukan.

Pada Kamis (21/12/2017), tim dari SAR Satlinmas Wilayah II melakukan pencarian di luweng di ladang milik korban tak jauh dari kediamannya. Petugas sendiri melakukan pencarian di sekitar luweng karena proses penyisiran yang dilakukan sejak Rabu malam tak kunjung membuahkan hasil.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono mengatakan, dalam proses pencarian yang telah dilakukan, pihaknya menemukan adanya luweng di ladang milik korban. Pihaknya sempat menduga Pardi tercebur pada luweng yang diperkirakan berkedalaman sekitar 80 meter tersebut.

Berita Lainnya  Sudah Enggan Ikut KB, Banyak Terjadi Kasus Kehamilan Berbahaya di Usia 40an

"Tadi ada 4 personil yang diterjunkan turun ke luweng namun hasilnya nihil," ungkap Marjono, Kamis malam.

Marjono menambahkan, lantaran pencarian pada Kamis ini tak membuahkan hasil, pihaknya akan melanjutkan proses pencarian pada esok hari. Perihal nasib korban sendiri masih belum diketahui apakah masih hidup atau tidak lantaran memang sama sekali tak ada petunjuk terkait menghilangnya Pardi.

"Kalau sampai sekarang masih belum jelas kemana perginya korban, cuma tadi kita cari di Luweng karena lokasi dekat dengan ladang korban," lanjut dia.

Seperti diketahui Pardi (45) meninggalkan rumah pada Rabu lalu. Berdasarkan penuturan dari pihak keluarga, korban menderita penyakit menahun yang tak kunjung sembuh. Selain itu, Pardi juga diketahui sedang mengalami permasalahan keluarga. Pardi terahir kali terlihat sekitar pukul 14.00 WIB berjalan kaki mengarah ke selatan dari rumahnya tanpa memakai kaos.

Berita Lainnya  Hasilkan Limbah Berbahaya, Baru Segelintir Puskesmas dan Faskes Yang Gunakan IPAL Berbasis Biofilter

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler