Pemerintahan
Jadi Penyumbang Terbesar di DIY, Pemerintah Upayakan Peningkatan Produksi Kedelai
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah terus mendongkrak sektor pertanian di Kabupaten Gunungkidul. Salah satu komoditas dari sektor pertanian yang menjadi perhatian pemerintah yakni kedelai. Pasalnya selama ini kabupaten Gunungkidul menjadi penyumbang terbesar kedelai di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala UPTD BPTP DIY, Maman Suherman. Setiap tahunnya kebutuhan kedelai di DIY mencapai 67.000 ton. Mayoritas untuk mencukupi kebutuhan tersebut, suplay kedelai berasal dari bumi handayani. Hal ini lah yang menjadi potensi terbesar Gunungkidul di sektor pertanian.
“Gunungkidul menjadi salah satu kabupaten penyumbang kedelai terbesar di DIY. Ini bedasarkan riset dan hitungan dari tim,” kata Maman Suherman.
Kepala Dinas Pertanian dan pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya dari kelompok tani di Gunungkidul yang secara mandiri menanam kedelai di musim tanam ketiga ini. Dengan demikian, jika komoditas ini terus dikembangkan dan ditingkatkan, maka produksi kedelai akan terus meningkat.
Dari dinas pertanian sendiri juga berusaha mengenalkan beragam jenis kedelai yang cocok untuk di tanam di wilayah Gunungkidul. Salah satunya kedelai jenis lokal dan beberapa jenis baru yang terus dikenalkan agar petani lebih bersemangat lagi dalam bercocok tanam.

“Harapannya memang kita mampu mencukupi kebutuhan daerah kita dan daerah lain. Disisi lain, harga kedelai diharapkan bisa sesuai dengan kondisi, sehingga perekonomian petani dapat membaik,”papar Bambang Wisnu Broto.
Gerakan tanam kedelai sendiri terus digencarkan di seluruh daerah kabupaten Gunungkidul. Salah satunya yakni di Kelompok Tani Sedyo Makmur Bogor 2, Kapanewon Playen. Di sini, ada 5 hektare lahan yang ditanami kedelai dengan penerapan prinsip pengendalian hama terpadu. Dengan demikian diharapkan serangan hama dapat diminimalisir dan hasil panen petani melimpah.
“Pembinaan dan pelatihan terus diberikan. Pendampingan sejak awal pun juga dilakukan, mereka (petani) dibekali ilmu-ilmu modern juga. Pemggunaan zat kimiawi kami tekankan untuk diminimalisir agar kualitas wose lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan gencar gerakan taman kedelai pihaknya juga berusaha mendongkrak tanam kacang hijau. Untuk jenis ini, saat ini juga sedang menjadi primadona para petani di Gunungkidul. Pasalnya kajang hijau sabgatlah cocok di daerah Gunungkidul dan masa tanamnya lebih pendek.
Potensi untuk dikembangkan pun juga baik. Saat ini, hampir diberbagai daerah mengembangkan tanaman kancang hijau. Mayoritas ada di daerah Purwosari, Panggang, dan Playen. Lahan puluhan hektare ditanami komoditasi ini.
“Harganya pun bervariasi mulai dari 15 ribu sampai dengan 25 ribu rupiah,”ungkap Raharjo.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
