Pemerintahan
Jalan Drini Akan Dibangun, Pemkab Gelontor Anggaran 1,2 Miliar
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pesisir selatan Gunungkidul merupakan kawasan wisata unggulan yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan. Namun demikian, kondisi jalan menuju ke pantai masih banyak dijumpai kerusakan baik dalam level sedang maupun parah. Perbaikan infrastruktur seperti jalan yang memadai tentunya akan memudahkan wisatawan untuk berkunjung dan meratanya kunjungan wisatawan ke setiap objek wisata.
Namun begitu, kendala status jalan membuat Pemkab Gunungkidul tak bisa berbuat banyak. Mayoritas, jalur wisata di Gunungkidul berstatus jalan provinsi. Sehingga kewenangan untuk melakukan perbaikan hingga pembangunan sendiri merupakan ranah Pemda DIY.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Wadiyana, menyampaikan, jalan menuju pesisir selatan Gunungkidul mayoritas menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Pihaknya hanya menangani sebagian kecil ruas jalan menuju ke pesisir selatan sehingga tidak dapat serta merta melakukan perbaikan jalan di sana.
“Yang jadi kewenangan Kabupaten itu yang dari Bintaos sampai Krakal, jalan masuk ke pantai Drini, jalan Pulegundes, dan jalan masuk ke pantai Pok Tunggal,” ucapnya, Senin (31/01/2022).
Lantaran di luar kewenangan kabupaten, pengerasan ataupun perbaikan jalan di kawasan wisata pun hanya dapat dilakukan di beberapa ruas saja. Pihaknya pada tahun ini akan melakukan perbaikan di jalan masuk ke pantai Drini. Jalan sepanjang 1,1 kilometer tersebut akan dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Yang Drini itu kita perbaiki tahun ini, panjangnya 1,1 kilometer dengan anggaran Rp. 1,2 miliar dari DAK,” imbuh Wadiyana.
Ia tak menampik jalan menuju ke kawasan pantai Gunungkidul masih banyak perlu perbaikan. Ia mencontohkan, di sepanjang Jalan Baron mulai dari Perempatan Tegal Sari hingga jalan pantai dan JJLS merupakan kewenangan provinsi.
Sepanjang jalan Baron pun terlihat cukup sempit apalagi ketika dilalui bus-bus pariwisata berukuran besar saat berpapasan. Hal inilah yang banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat.
“Dari perempatan Galri, ke selatan arah Mulo terus ke arah Tepus itu titik macetnya kan di situ. Kita juga ikut mengusulkan, tapi sepertinya belum disetujui anggarannya. Mungkin juga karena ada prioritas lain,” terangnya.
Selain melakukan perbaikan jalan di jalan masuk menuju pantai Drini, pada tahun ini pihaknya juga merencanakan pengerasan jalan menuju pantai Pok Tunggal sepanjang 200 meter dengan anggaran Rp. 100 juta. Ia menambahkan, masyarakat ataupun pokdarwis setempat dapat mengusulkan perbaikan atau pengerasan jalan sesuai dengan kewenangannya.
“Bisa saja, asal sesuai kewenangannya. Misalnya ketika itu jalan provinsi ya diusulkan ke provinsi, atau di jalan kabupaten ya diusulkan ke kabupaten,” pungkas Wadiyana.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
