Connect with us

Pemerintahan

Jalur Tleseh Kembali Gelap Gulita Lantaran Sejumlah LPJU Rusak, Dishub Gunungkidul Berencana Ambil Alih Perbaikan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pengguna jalan yang melintas di jalur Jogja-Wonosari, tepatnya di ruas Tleseh-Bunder mengeluhkan adanya kerusakan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang padam sejak beberapa waktu terakhir. Kawasan yang pada awalnya terang benderang dengan sejumlah lampu LPJU yang terpasang lambat laun gelap gulita lantaran satu per satu LPJU yang ada mengalami kerusakan.

Menindak lanjuti keluhan masyarakat tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul akan mengambil alih perbaikan LPJU di kawasan Hutan Bunder. Meski berada di kawasan jalan nasional sehingga merupakan kewenangan Satuan Kerja (Satker) Kementrian Perhubungan yang membawahi Balai Pengawas Transportasi Darat (BPTD), namun perbaikan ini terasa sangat mendesak sehingga kemudian harus diambil alih demi kepentingan masyarakat.

Berita Lainnya  Pemerintah Pusat Batal Ganti Potensi PAD Pajak Hotel dan Restoran Yang Digratiskan Selama Pandemi

Kepala Bidang (Kabid) LPJU dan Perpakiran Dishub Gunungkidul, Eli Susanto mengatakan, sebenarnya perbaikan LPJU di jalan nasional bukan merupakan kewenangan pihaknya. Namun saat ini, kondisi jalan yang gelap serta berada di tengah hutan membuat perbaikan menjadi langkah yang sangat mendesak.

“Kantor Kementrian Perhubungan lokasinya ada di Semarang. Dengan jarak tempuh yang jauh, maka tidak mungkin untuk memanggil teknisi dari sana ke Jogja. Teknisi dari sana tidak bisa diandalkan untuk segera mengambil tindakan, mau menunggu sampai kapan kalau begitu,” kata Eli, Selasa (29/01/2019).

Namun demikian, saat ini pihaknya tengah kehabisan material untuk perbaikan LPJU tersebut. Untuk itu, saat ini Dishub sedang menyusun dokumen pengadaan barang. Selain itu pihaknya juga melakukan pendataan berapa LPJU yang padam.

Berita Lainnya  Gelar Pertemuan Dengan Sunaryanta, PAN: Kami Memang Belum Fix Usung Immawan

“Material tersebut antara lain lampu, kabel, dan panel, sekarang baru kami susun dokumen pengadaannya,” imbuh dia.

Namun begitu perbaikan tidak serta merta dapat dilakukan, sebab pihaknya menemui sejumlah kendala. Salah satunya adalah kabel LPJU yang melewati tanah milik Perhutani. Kabel tersebut juga terhalang oleh batang pohon tidak bisa begitu saja dipotong.

“Dulu pernah ada yang mendapat teguran karena memotong batang yang menghalangi kabel. Selain itu juga perbaikan baru bisa kita lakukan setekah material siap paling tidak 2 bulan setelah pengajuan dokumen disetujui,” kata dia.

Sementara itu, Adhe Yoga seorang mahasiswa asal Desa Giring, Kecamatan Paliyan yang kerap melintasi jalan tersebut mengatakan, gelapnya jalanan membuat kekhawatirannya saat berkendara. Sebab pada kondisi jalan yang minim penerangan itu menambah risiko kecelakaan sangat mungkin terjadi.

Berita Lainnya  Mobil Ambulance Pengangkut Pasien Isolasi Dihadang Warga

“Selain gelap, juga ada jalanan yang berlubang jadi tidak bisa kelihatan. Kan dapat memicu kecelakaan,” ucap dia.

Ia berharap agar, pemerintah memalui dinas terkait segera memperbaiki LPJU agar jalanan menjadi terang kembali. Sebab saat ini, selain kecelakaan lalu lintas, tindakan kriminalitas jalanan tengah menjadi sorotan.

“Meski kita tidak menginginkannya, tapi bisa saja terjadi tindakan kriminalitas jalanan di kondisi jalan yang sepi dan gelap itu,” kata dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler