fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Penjagaan Pintu Masuk Gunungkidul Diperketat

Diterbitkan

pada tanggal

Patuk,(pidjar.com)–Jajaran Kepolisian dan tim gabungan yang melakukan penjagaan di 7 pos pemantauan dan pengamanan saat ini memperketat penyekatan di kawasan perbatasan. Hal ini dilakukan untuk memilimalisir adanya penyelundupan pemudik di wilayah Gunungkidul, mengingat di sejumlah daerah tengah marak adanya penyelundupan pemudik dengan berbagai modus.

Kapospam Hargodumilah Patuk, Ipda Paryadi mengungkapkan menjelang hari raya idul fitri jajaran kepolisian dan tim gabungan memperketat pengecekan kendaraan. Maraknya beragam modus pembawa pemudik untuk sampai di kampung halaman menjadi salah satu fokus pengecekan kendaraan yang dilakukan.

Travel-travel kami cek apakah ada yang janggal atau tidak. Kemudian truk khususnya yang atasnya ditutup terpal itu juga dicek karena takutnya bawa pemudik dengan modus beragam. Tapi sementara ini dari truk yang diperiksa hanya mrmbawa bahan makanan dan logistik jenis lain,” kata Ipda Paryadi.

Peta Sebaran Status COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul
*Credits: https://bit.ly/statCovGK (updated)

Pihaknya tentu tidak memungkiri jika menjelang Idul Fitri volume kendaraan yang melintas semakin banyak. Orang dari perantauan yang ingin kembali ke kampung juga banyak, penyekatan ini diharapkan mampu meminimalisir terjadinya pelanggaran. Pengecekan terus diperketat oleh tim gabungan.

Berita Lainnya  Anggaran Dropping Air Kecamatan Purwosari Habis

Nantinya jika ditemui adanya kendaraan yang membawa pemudik dengan modus-modus yang sekarang ini marak diterapkan dari petugas akan segera mengambil tindakan. Mereka akan tetap di minta untuk putar balik dan tidak bisa masuk ke wilayah Gunungkidul.

Belum ada temuan karena kita kan istilahnya pengecekan rerakhir karena di wilayah Bantul dan lainnya glada pos penyekatan juga,” tambahnya.

Sejauh ini yang lalu lalang di Jalan Jogja Wonosari adalah mereka pemudik lama dan pekerja penglajon. Kalau ada yang melintas misalnya plat luar DIY kami minta putar balik,” jelasnya.

Adapun menurut Paryadi, pemudik yang masuk melewati pintu Hargodumilah sangatlah minim. Hal tersebut lantaran banyak pemudik yang memanfaatkan jalur alternatif yang srkiranya lolos dari penjagaan petugas. Namun demikian, anggota kepolisian sesekali tetap melakukan penyisiran ke jalur alternatif untuk melakukan pengecekan dan penyekatan.

Berita Lainnya  Ada Temuan Pungutan Liar Prona Hingga Puluhan Juta Kepada Masyarakat, Nasib Kades Monggol di Ujung Tanduk

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Widhiastuti mengatakan, total ada 87 kendaraan yang akan masuk ke Gunungkidul diarahkan untuk putar balik sejak Sejak Minggu (26/4/2020) hingga Kamis (7/5/2020). Adapun jenis kendarannya yakni Roda dua 25 kendaraan dan Roda empat 62 kendaraan.

Total penumpang kendaraan 617 penumpang yang tidak diperkenankan masuk,” kata Enny saat dihubungi melalui pesan singkat Kamis.

Data lainnya yakni berkaitan dengan pemudik. Ada peningkatan 431 pendatang yang pulang kampung dari Minggu (3/5/2020) kemarin, hingga Kamis (7/5/2020). Sampai saat ini total ada 12.232 pemudik yang didata dari akhir Maret 2020 lalu.

Pendataan melalui Sistem Informasi Desa (SID) setiap pendatang didata riwayat perjalanannya, dan dicatat nomor teleponnya. Setiap pendatang diwajibkan ikut protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Datanya akan diunggah melalui SID. Setiap pergerakan pemudik dipantau dari tim.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler