Connect with us

Sosial

Kalang Bangi Wetan, Padukuhan Dengan Jumlah Janda Terbanyak di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Unik, begitulah yang nampak pada Padukuhan Kalang Bangi Wetan, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu. Sekilas padukuhan ini terlihat seperti kebanyakan padukuhan lainnya di Gunungkidul. Secara demografi, padukuhan ini dihuni oleh 93 kepala keluarga dengan mayoritas penduduk adalah perempuan dibandingkan laki-laki. Yang unik di kampung ini, banyak wanita di padukuhan Kalang Bangi yang memilih untuk menjanda.

Pidjar.com, Jumat (01/10/2021) siang kemarin pun penasaran untuk mengunjungi padukuhan yang terletak tak jauh dari pusat kota Kapanewon Semanu ini. Informasinya, dari 93 kepala keluarga yang ada, 26 perempuan di antaranya berstatus sebagai janda.

Status janda yang disandang para perempuan Kalang Bangi Wetan sendiri beraneka macam. Mulai dari sah mendapatkan putusan pengadilan, hingga ditinggal suami hingga puluhan tahun tanpa ada kabar. Kendati begitu, para perempuan berstatus janda di padukuhan ini menjunjung tinggi kehormatan dan mampu tetap berjuang membesarkan anak-anak mereka.

Berita Lainnya  Relokasi Korban Longsor Candirejo, Pemkab Siapkan Bantuan Puluhan Juta Per Rumah

Sebut saja Yanti, perempuan berusia 38 tahun ini mampu survive hidup menjadi orang tua tunggal. Ia sendiri memiliki dua orang anak dengan dua suami yang berbeda. Kendati begitu, ia sukses menjadi pengusaha batu alam yang kemudian mampu mempekerjakan belasan tetangganya.

Aset yang ia miliki pun tak sedikit. Ia memiliki empat mobil dengan berbagai jenis dan juga tiga unit truck. Yantu mengaku tak mengerti dengan garis Tuhan yang membuatnya menjadi janda. Sama persis dengan sembilan orang dari 17 kepala keluarga di RT 1 tempat ia tinggal. Di RT 02 sendiri juga ada 8 orang dari 17 KK yang tak bersuami sementara di RT 03 dan 04 masing-masing ada 3 orang dan 4 orang janda.

“Alasan saya bercerai ya karena tidak cocok saja. Dengan suami pertama tahun 2011, dengan suami kedua baru tahun 2021 ini,” terangnya.

Ia sendiri bersikukuh tetap menjaga kehormatannya kendati berstatus sebagai janda. Ia memegang prinsip agar selalu bermanfaat bagi orang lain. Sejauh ini, ia juga sudah mampu memberikan pekerjaaan kepada tetangganya baik menjadi supir, hingga memuat batu alam yang ia kelola.

Berita Lainnya  Ini Penerapan Rekayasa Lalu Lintas Selama Masa Liburan Natal dan Tahun Baru

“Ya daripada memiliki suami hanya menjadi beban karena cekcok terus, lebih baik sendiri,” kata Yanti.

Ia mengaku mendirikan usahanya sejak tahun 2009 silam. Hingga kini ia mampu mempekerjakan 15 karyawan yang merupakan tetangganya.

Saat dikonfirmasi, Dukuh Kalang Bangi Wetan, Raden Tri mengatakan, memang banyak warganya yang berstatus janda. Sejak dahulu, warganya dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak. Bahkan, karena laki-laki sedikit, Masjid setempat tidak menyelenggarakan ibadah sholat jumat.

“Karena tidak genap 40 jadi gak bisa Jumatan, digabung dengan masjid di Padukuhan Ngeposari,” ujar Raden.

Ia menyebut, rerata permasalahan rumah tangga yang dialami warganya bukan soal ekonomi. Namun karena para lelaki yang kurang bertanggung jawab. Kendati begitu, para perempuan janda di padukuhannya tetap mendukung penuh program pemerintah.

Berita Lainnya  43 Anak di Gunungkidul Ajukan Dispensasi Nikah

“Ya mereka tetap mau bergotong royong, intinya bisa mandiri hidup sendiri,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler