fbpx
Connect with us

Hukum

Kasus Foto Syur Kepala TK Diusut Polisi, Berawal Dari Videocall Sex

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Belasan foto syur oknum Kepala Sekolah Raudatul Athfal di Kapanewon Playen yang berinisial YF nampaknya berbuntut panjang. Pihak kepolisian saat ini melakukan penyelidikan berkaitan dengan foto-foto tersebut. Diduga, tersebarnya foto syur tersebur lantaran ada faktor kesengajaan.

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi menerangkan, adanya peredaran foto tak senonoh di wilayah Playen ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh jajarannya. Pihaknya juga telah meminta keterangan dari YF yang merupakan warga Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen. Kepada polisi, YF mengakui bahwa sosok yang ada dalam foto-foto syur itu adalah dirinya. Foto-foto syur itu merupakan hasil screen shot dari video call sexnya denagn kekasihnya. YF sendiri tidak pernah mengirimkan foto syur tersebut kepada orang lain.

“Yang bersangkutan sudah mengakui benar foto itu adalah dirinya dan juga sekaligus menceritakan kronologi sampai foto-foto yang merupakan dokumen pribadi ini bisa tersebar luas di kalangan masyarakat,” kata Hajar kepada pidjar.com, Jumat (28/05/2021).

Diceritakan Hajar, insiden yang cukup memalukan ini berawal dari perkenalan YF dengan seorang pemuda berinisial D di media sosial Facebook. D sendiri mengaku berdomisili di Sulawesi. Keduanya lantas berkomunikasi secara intens hingga kemudian sepakat untuk berpacaran meski sebelumnya tak pernah bertatap muka.

Terpisah oleh jarak yang jauh membuat YF dan D hanya mengandalkan aplikasi media sosial dalam berkomunikasi ataupun bermesraan. Keduanya juga sempat beberapa kali melakukan video call sex.

“Saat melakukan video call sex ini rupanya discreen shot oleh D,” lanjut dia.

Layaknya pasangan yang memadu kasih jarak jauh, rasa cemburu juga seringkali melanda YF maupun D. Namun D, ternyata memiliki sikap overprotektif terhadap YF. Berbagai upaya dilakukan D untuk mengawasi YF.

“D bahkan sempat menyadap handhphone milik YF, D kemudian menyalin nomor rekan kerja YF yakni Sis,” papar Hajar.

Sis dan D kemudian berkomunikasi. D meminta Sis untuk mewanti-wanti YF agar tidak bermain belakang dan mengkhianati cintanya. D bahkan mengirim sejumlah foto hasil screen shoot video call sexnya kepada Sis.

“Foto itu dikirimkan kepada Sis dengan maksud sebagai ancaman agar YF tidak berselingkuh,” jelasnya.

Namun, Sis justru menyebarkan foto-foto tidak senonoh tersebut kepada rekan mengajarnya. Adapun teman yang dibagi foto antara lain Mur, Rum dan Sr.

“Saat di forum juga, D ini mengirimkan foto tidak senonoh YF kepada teman kerjanya, YF langsung meminta temannya memblokir nomor D,” tukasnya.

Dari pengakuan YF, ia  belum pernah bertemu dengan D. Rencananya Minggu besok YF dan D baru akan bertemu secara langsung.

“Kasus tersebarnya foto tidak senonoh ini saat ini dilimpahkan ke Unit Pidsus Satreskrim Polres Gunungkidul,” tandas Hajar.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Arif Gunadi masih irit berkomentar. Ia sendiri belum mendapatkan laporan berkaitan peristiwa ini.

“Untuk tindak lanjutnya seperti apa kami masih menunggu laporan lanjutan,” kata Arif.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler