Connect with us

Sosial

Kisah Dibalik Pembunuhan Sugiyanto, Keluarga Kehilangan Sosok Pencari Nafkah

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adik dari korban pembunuhan di Kapanewon Patuk lalu, Sugiyanti hanya bisa pasrah. Walaupun bisa dikatakan, Sugiyanto, sang kakak merupakan satu-satunya sosok tulang punggung bagi keluarganya.

Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com di kediamannya, Yanti mengaku terpukul mendengar kakaknya menjadi korban pembunuhan. Apalagi, bisa dikatakan sejumlah luka tusukan sehingga membuat sang kakak bersimbah darah benar-benar menjadi peristiwa yang menampar dia dan keluarga besarnya.

“Waktu dapet kabar pertama itu, saya kaget betul. Sampai sekarang kalo keinget sosoknya saya masih gak bisa nahan tangis. Sakit hati saya,” kata Sugiyanti, Jumat (27/11/2020).

Sugiyanti menambahkan, ia tidak menyangka bahwa nyawa seseorang yang telah merawatnya selama dua puluh tahun ini berakhir di tangan dua pemuda mabuk. Sugiyanti juga mengungkapkan bahwa mendiang kakaknya, ialah orang yang sangat perhatian kepada keluarga. Almarhum juga tidak pernah sungkan untuk membantu memberi pinjaman uang kepada temannya yang membutuhkan.

Berita Lainnya  Malam Perayaan Tahun Baru, Ini Rekayasa Lalu Lintas Yang Akan Diberlakukan di Pusat Kota Wonosari

“Semenjak bapak kami ngga ada, ya mas Yanto ini yang menghidupi kami. Dari anak saya kecil juga dia yang penuhi kebutuhannya. Minta apa selalu dituruti, bahkan kalau ada temannya pinjam uang ya dikasih, tapi gak pernah ditagih,” ungkapnya.

Sugiyanti yang menderita penyakit gatal pada sekujur tubuhnya, juga memiliki masalah dengan saluran tenggorokan. Hal tersebut mengakibatkan ia tidak bisa menelan makanan dan hanya bisa minum susu.

“Saya tidak bisa nelan nasi, tenggorokan saya sakit. Jadi cuma minum susu ini yang ngopeni juga Mas Yanto,” ucapnya.

Dua pekan kepergian Sugiyanto, belum ada sumbangan atau bantuan yang diterima oleh keluarga Sugiyanti baik dari pemerintah maupun organisasi kemanusiaan. Hanya saudaranya yaitu kakak ke empatnya yang paling dekat hanya mengunjungi beberapa kali saja.

Berita Lainnya  Tingkatkan Kepemimpinan Perempuan Desa, KPPPA Gelar Bimtek di Gunungkidul

“Selama ini sih belum ada bantuan. Cuma kakak saya yang di Tepus udah nengokin kesini tiga kali. Tapi kan dia juga ada keluarga sendiri, kami gak bisa ngarepin bantuannya terus, kasian,” ujar Yanti.

Bahkan putrinya juga ikut kebingungan mencari pekerjaan agar bisa membelikan susu maupun obat untuknya. Namun jangankan pekerjaan layak, pekerjaan serabutan pun juga sulit didapatkan.

“Sebenernya dia juga pengen kerja, cuci baju juga gak papa yang penting ngga nginep biar bisa jaga saya. Bahaya kalau sampai gada yg jaga bisa jatuh kayak kemarin, pingsan di kamar mandi,” ujar Sugiyanti.

Kepada pelaku pembunuhan yang tertangkap pada Senin, 23/11/2020 di wilayah Jawa Barat oleh Polda DIY dan Satreskrim polres Gunungkidul, Sugiyanti tidak akan menuntut materi. Ia hanya akan meminta balasan yang setimpal.

Berita Lainnya  Tingkatkan Pelayanan, Pemerintah Kembangkan Layanan Kesehatan Telemedicine

“Kami ngga minta tuntutan materi. Kami cuma minta nyawa dibalas nyawa,” pungkas Sugiyanti. (DINA KAMILA)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler