fbpx
Connect with us

Peristiwa

Kisah Heroik Almarhum Fauzi, Sempat Selamatkan Teman-temannya Sebelum Akhirnya Roboh Tertimpa Atap Ambruk

Diterbitkan

pada

BDG

Playen,(pidjar.com)– Fauzi Ajitama (12) warga Padukuhan Sumberejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen yang menjadi korban runtuhnya atap gedung SD Muhammadiyah Bogor dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RSUD Wonosari pada Selasa (08/11/2022) malam. Sejak kejadian di mana almarhum Fauzi terjepit dan tertimpa reruntuhan atap bangunan, kondisi korban memang lemahm Meski siswa ini sempat membaik, namun kondisi ini tak bertahan lama. Kondisinya terus menurun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Panewu Playen, Agus Sumaryono mengungkapkan, saat kejadian ambrolnya atap ini, Fauzi tengah berada di lantai 2 bersama dengan teman-temannya untuk mengikuti kegiatan bimbingan hafalan. Informasi yang Agus terima, saat kejadian, pelajar ini justru membantu teman-temannya agar segera keluar dari ruangan dan menyelamatkan diri mereka.

Berita Lainnya  Nyalakan Lilin Saat Listrik Padam, Rumah Beserta Isinya Ludes Terbakar

Namun sayangnya, belum sempat ia keluar dari ruangan tersebut material dari atas menimpa tubuh mungilnya. Sontak ia terjatuh dan terjepit reruntuhan mulai dari baja ringan yang merupakan konstruksi atap, terjit, genting, hingga cor-coran semen yang ada di atas atap.

“Informasi yang kami terima anak ini (Fauzi) justru melindungi teman-temannya, memberi jalan temannya. Tapi justru kemudian ia tertimpa runtuhan material,” kata Agus Sumaryono.

Ia baru berhasil dievakuasi setelah beberapa saat pasca kejadian dalam kondisi luka yang sangat serius. Melihat kondisi bocah ini dengan luka berat, warga dan pihak sekolah yang melakukan evakuasi langsung membawanya ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.

Berita Lainnya  Usai Diritual Kejawen, Watu Nganten Akhirnya Berhasil Dipecah

Pasca mendapatkan penanganan pertama, kondisi Fauzi sempat membaik. Tekanan darahnya juga sempat meningkat 60 sampai stabil, meski demikian pemantauan tetap dilakukan oleh medis serta pihak lainnya. Hingga akhirnya kondisi pelajar tersebut turun dan masuk ke ICU.

“Tadi kami tinggalkan dalam kondisi baik, namun Allah berkehendak lain. Pukul 20.45 WIB, anak atas nama Fauzi Ajitama menghembuskan nafas terakhir. Dinyatakan meninggal dunia,” jelas dia.

Pihak rumah sakit dan management serta keluarga seharian ini terus berkoordinasi dan berupaya memberikan yang terbaik bagi Fauzi. Koordinasi juga terus dilakukan, usai dinyatakan meninggal dunia jenazah lantas dibawa ke rumah duka yang berada di Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen.

Berita Lainnya  Mantan Suami Dobrak Kamar, Penggrebekan Pasangan Diduga Selingkuh Diwarnai Kejar-Kejaran

Sementara itu, Lurah Ngawu Dwi Jatmiko mengungkapkan, rencananya hingga besok, korban akan disemayamkan di rumah duka yang berada di Padukuhan Sumberejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen. Namun kemudian akan dimakamkan di TPU yang berada di Kalurahan Grogol.

“Untuk waktunya kami masih belum mendapatkan konfirmasi dari pihak keluarga. Saya atas nama warga Kalurahan Ngawu mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya anak atas nama Fauzi Ajitama yang menjadi korban runtuhnya atap SD Muhammadiyah Bogor,” ucap Lurah Ngawu.

Adapun memang, Fauzi merupakan warga asli Grogol namun kemudian bersama dengan keluarganya tinggal di Ngawu. Ayah Fauzi sendiri juga belum lama meninggal dunia.

“Baru sekitar 40 hari ayahnya meninggal dunia,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler