Connect with us

Sosial

Kisruh Anggaran Pembangunan Saluran Air, Warga 2 Padukuhan Gelar Aksi di Balai Desa Serut

Diterbitkan

pada

Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Puluhan warga Desa Serut, Kecamatan Gedangsari menggeruduk Balai Desa Serut pada Senin (20/01/2020) siang tadi. Warga geram lantaran anggaran untuk pembangunan Saluran Air Bersih (SAB) sejak 2017 silam tak jelas juntrungannya. Seharusnya, anggaran ini digunakan untuk pembangunan di dua titik di Padukuhan Wangon dan Dawung. Hingga kini, program tersebut tidak kunjung teralisasi.

Salah seorang warga Wangon, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Zainurohman menjelaskan, sejak 2017 lalu warga di dua padukuhan dijanjikan akan diberikan pembangunan SAB di dua titik. Anggaran sebesar masing-masing Rp. 50 juta di Padukuhan Wangon dan Padukuhan Dawung telah dialokasikan. Anggaran tersebut juga dijaring melalui musyawarah dusun (musdus) dan telah dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2017 silam.

Berita Lainnya  Wacana Pengapusan Data STNK Yang Telat Bayar Pajak

Namun alih-alih mendapatkan bantuan, warga ternyata hanya diberi angan-angan palsu. Pembangunan SAB tersebut hingga 2020 ini tidak pernah direalisasikan.

“Sebetulnya sudah ada dua SAB di dua desa itu, tapi itu bantuan dari Yayasan Kristen 2014 silam,” ungkap Zainur kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, di sela-sela aksi.

Warga sendiri geram lantaran kemudian, mereka mendapatkan informasi bahwa dalam laporan pertanggungjawaban yang dibuat oleh pemerintah desa, program tersebut telah terealisasi. Pada kenyataannya, SAB yang dimaksud tak pernah dikerjakan.

Warga sendiri menuntut, Kepala Desa Serut segera melakukan klarifikasi terkait dengan anggaran program yang tak pernah ada wujudnya tersebut. Menurutnya, warga Wangon dan Dawung tak main-main dalam tuntutannya. Selain menggelar aksi demonstrasi, warga sendiri beberapa hari yang lalu telah datang ke Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan audiensi terkait kasus ini.

Berita Lainnya  Dihantam Motor, Kakek Tanpa Identitas Meregang Nyawa

“Warga kan awam, kami tahunya uangnya tidak direalisasikan dan bisa jadi ini masuk dalam tindak pidana korupsi,” beber Zainur.

Selama melakukan aksi, warga pun melontarkan sejumlah tuntutan. Salah satunya menuntut Kades Serut, Suyono untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Saat demonstrasi tersebut, sang kades tidak ada di balai desa. Melainkan sedang menghadiri diskusi di Sekertariat Daerah (Setda) mengenai penggunaan dana desa.

Sejumlah perwakilan aksi dipersilakan masuk ke balai desa untuk melakukan audiensi. Tidak dengan Kepala Desa, melainkan dengan Sekretaris Desa, Nuri Kasanah.

Dalam pertemuan dengan warga, Nuri Kasanah bersikeras bahwa dalam pencairan anggaran pembangunan SAB tidak ada masalah. Ia juga menunjukan sejumlah LPJ sebagai bukti.
Pembangunan SAB sudah terlaksana, dana sudah cair dan Tim Pelaksana Kegiatan Desa (TPK) sudah melaksanakan kegiatan tersebut dengan benar.

Berita Lainnya  Peluang Bisnis Anyar, Gunungkidul Minim Pembudidaya Ikan Air Tawar

“Bangunannya sudah jadi, LPJ juga ada, kami siap jika nanti dituntut secara hukum,” kelitnya.

Namun demikian, saat dimintai penjelasan lebih lanjut, Nuri mengelak dan memilih untuk menampung aspirasi warga. Menurutnya, untuk menjawab lebih detail bukan merupakan kewenangan dia.

“Ini aspirasi akan kami sampaikan kepada Pak Kades,” tutup Nuri menutup audiensi.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata17 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler