Pemerintahan
Lahan Sudah Bertahun-tahun Dibebaskan, TPST Banjarejo Tak Kunjung Dibangun
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa tahun silam, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul merencanakan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah pesisir selatan. Setelah berproses hingga kurang lebih 4 tahun, rencana ini masih belum dapat terealisasi. Proses pembangunan TPST yang diharapkan dapat menyokong kawasan wisata pantai selatan ini, tak kunjung bisa dilakukan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul sendiri hingga kini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat berkaitan dengan anggaran. Sebab dana yang dibutuhkan untuk pembangunan TPST Banjarejo ini bernilai cukup besar dan cukup menyulitkan apabila menggunakan APBD Gunungkidul.
Sebagaimana diketahui, rencana pembangunan TPST sudah muncul sejak 5 tahun silam bahkan lebih. Pemerintah bahkan telah memutuskan titik lahan yang akan digunakan untuk pembangunan. Lahan yang berada di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari ini telah melalui berbagai tahapan demi tahapan oleh pemerintah pusat. Mulai dari pematokan disusul dengan pembebasan lahan seluas 58.200 meter persegi.
Kemudian secara bertahap, juga telah dilakukan penyiapan dokumen pendukung, mulai dari Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), DED dan lainnya juga telah dikebut sejak tahun 2019 lalu. Bahkan penataan akses jalan masuk calon TPST ini pun juga telah dilakukan. Sempat direncanakan akan dilakukan pembangunan pada tahun 2021 kemarin, namun hingga sekarang belum teralisasi karena terkendala anggaran yang tak kunjung turun.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Abdul Azis mengatakan, TPST Banjarejo dipastikan tidak akan dibangun pada tahun 2022 ini. Hal ini lantaran pada tahun anggaran ini, memang tidak ada plot untuk pembangunan TPST. Pemerintah Kabupaten baru mengusulkan lagi rencana pembangunan TPST ke pemerintah pusat agar mendapatkan plot anggaran. Sebab dana yang dibutuhkan cukup besar.
“Belum ada anggarannya, masih proses diusulkan lagi ke pusat,” terang Abdul Azis, Kamis (23/06/2022).
Menurutnya, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan TPST sendiri adalah sebesar 73 miliar rupiah. Bangunan dan fasilitas gedung lainnya diperkirakan membutuhkan dana sebesar 48 miliar. Kemudian jika lengkap dengan sarana dan peralatan, akan membebani anggaran tambahan hingga 25 miliar rupiah.
“Mudah-mudahan segera disetujui dan ada progress ke depannya,” ucapnya.
TPST ini rencananya akan dilengkapi dengan peralatan modern untuk memilah dan mengolah sampah yang masuk. Pembangunan ini dimaksudkan untuk mengurangi beban tampungan di TPAS Wukirsari Baleharjo yang saat ini menjadi satu-satunya TPST yang beroperasi di Gunungkidul. Apalagi saat ini, tempat tersebut juga sudah penuh. Sehingga agar sampah tetap bisa masuk dan ditampung, pengelola melakukan berbagai upaya alternatif.
Kepala UPT Kebersihan dan Pertanaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Heri Kuswantoro membenarkan perihal penuhnya kapasitas TPAS Wukirsari. Untuk sementara, pihaknya berupaya meninggikan tumpukan (gundukan), agar sampah tetap bisa masuk dan ditampung. Data akhir tahun 2021 volume sampah mencapai 16.961,15 ton. Ditambah 6 bulan terakhir, pada momen tertentu pun volume sampah per hari meningkat.
“Per hari rerata 46,2 ton. Kalau ada hari besar atau event besar pastinya bertambah,” kata Heri.
Selain itu DLH juga melakukan sosialisasi ke warga dan pengelola sampah mandiri agar melakukan pemilahan terlebih dahulu sebelum sampah masuk ke TPAS. Sehingga benar-benar terpilah dan mudah untuk terurai tidak menambah volume sampah yang sulit terurai sehingga membebani kapasitas TPST.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized6 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized3 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
