fbpx
Connect with us

Sosial

Laka Maut di Gading, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Korban dan Kronologi

Diterbitkan

pada tanggal

Playen,(pidjar.com)–Anggota Unit Laka Polres Gunungkidul terus mendalami kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Wonosari-Jogja, tepatnya di Padukuhan Gading III, Desa Gading, Kecamatan Gading pada Rabu (24/07/2019) dini hari lalu. Pasalnya dalam kecelakaan ini, ditemukan seorang perempuan yang meninggal dunia dengan sejumlah luka. Perempuan yang diperkirakan penderita gangguan kejiwaan ini diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Polisi terus menggali berbagai macam kemungkinan terkait kasus tersebut. Termasuk diantaranya, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas maupun kronologi dari kejadian tersebut. Minimnya saksi mata serta petunjuk dalam pengungkapan kejadian ini menjadi kendala polisi dalam penanganannya. Polisi juga belum bisa mengetahui identitas perempuan malang tersebut.

Kanit Laka Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk jenis Mitsubishi L-300 nopol AB 8728 UE yang dikemudikan oleh Novian Boy Risnata (29) warga Sentolo Lor, Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan yang terjadi. Mobil yang dikendarai Novian pasca kejadian memang ringsek usai terperosok di bahu jalan.

“Ada banyak kemungkinan kronologi kecelakaan ini. Untuk sopir sendiri sudah kami lakukan pemeriksaan, nanti akan dijadwalkan ulang (pemeriksaan) untuk para saksi,” kata Iptu Soni Yuniawan, Jumat (26/07/2019) siang.

Menurut dia, minimnya saksi lantaran kecelakaan tersebut terjadi di pukul 02.45 WIB. Kondisi jalan yang sepi serta masyarakat yang terlelap tidur menjadi penyebab utamanya. Hal ini disebut Sony membuat pihak kepolisian harus ekstra dalam pelakukan penyelidikan.

Berita Lainnya  Berikan Tugas Khusus ke Bhabinkamtibmas, Kapolres Janji Awasi Ketat Penggunaan Dana Desa

Namun demikian, dari beberapa kemungkinan kronologi berdasarkan hasil analisa sementara kepolisian misalnya saja, perempuan tak beridentitas itu tidur di tengah jalan kemudian tertabrak kendaraan. Atau menjadi korban tabrakan sebelumnya dan kembali menjadi korban tabrakan saat mobil tersebut sedang melintas.

“Kalau menduga-duga tentu kita menyalahi aturan, maka dari itu kita intensifkan pemeriksaan untuk mencari kronologi pastinya,” tambah dia.

Disinggung mengenai mobil yang di jam kejadian itu terperosok ke bahu kiri jalan, Soni mengungkapkan jika memang mobil sempat oleng ke kiri jalan dan kemudian terhenti saat separuh badan mobil terperosok. Pada mobil bagian depan sebelah kiri juga terdapat kerusakan layaknya bekas goresan dan benturan.

Berita Lainnya  Duga Perpindahan Misterius Situs Cagar Budaya Watu Gilang Ulah Manusia, Warga Lapor Polisi

Sementara untuk korban kecelakaan sendiri setelah dilakukan pemeriksaan dan identifitkasi oleh tim medis maupun tim inafis Satreskrim Polres Gunungkidul tetap tidak diketahui identitasnya. Alat canggih milik polisi yang dapat terhubung dengan data base kependudukan tidak menampilkan identitas korban kecelakaan tersebut.

“Identitasnya tidak terdeteksi. Berdasarkan ciri-ciri mengarah orang yang menderita gangguan kejiwaan karena menggunakan pakaian beberapa lapis, tampilannya compang camping dan ciri-ciri lainnya,” imbuhnya.

Warga setempat pun juga tidak mengenali korban kecelakaan tersebut. Lantaran identitas tidak ditemukan, korban dengan luka serius di bagian kepala, tangan hancur dan bagian perut mengalami luka terbuka itu lantas dimakamkan oleh pihak terkait.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler