Connect with us

Pemerintahan

Manajemen Hotel Orchid 3 Kali Abaikan Surat Panggilan, Pejabat Dinas Mencak-mencak

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kesabaran Pemkab Gunungkidul dalam menangani sengketa para mantan karyawan dengan manajemen Hotel Orchid Mulo nampaknya sudah ada pada titik nadir. Kesal lantaran berbagai macam prosedur yang ditempuh tak juga digubris oleh pihak manajemen hotel, Senin (12/02/2018) siang tadi, sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul yang dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Tommy Harahap mendatangi Hotel Orchid.

Pihak Disnakertrans Gunungkidul mempertanyakan 3 surat panggilan yang dilayangkan oleh dinas untuk mengklarifikasi aduan dari mantan karyawan hotel kepada manajemen tak pernah ditindaklanjuti dengan kehadiran pihak hotel.

Suasana mediasi yang berlangsung sendiri sempat berlangsung panas. Tommy Harahap melampiaskan kekesalannya kepada perwakilan hotel yang menemuinya. Pun demikian dengan pihak Hotel Orchid yang terus membela diri dan mempertanyakan surat panggilan yang dinilai salah alamat.

Berita Lainnya  Potensi Terjadinya Badai La Nina di Akhir Tahun, Petani dan Nelayan Diminta Waspada

Ditemui usai pertemuan tersebut, Tommy Harahap mengaku terpaksa mendatangi Hotel Orchid yang beralamatkan di Jalan Baron, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari lantaran sejumlah surat panggilan yang dikirimkannya tak kunjung mendapatkan respon. Sebelumnya, pada akhir tahun 2017 silam, Disnakertrans Gunungkidul memang mendapatkan aduan dari para mantan karyawan Hotel Orchid yang menganggap adanya perlakuan tidak adil yang diterima mereka.

“Sebenarnya pihak hotel ini punya itikad baik atau tidak. Jika ingin terus melanjutkan usaha di Gunungkidul, jangan menganggap pemerintah itu tidak ada,” tandas Tommy dengan nada meninggi dan raut muka kesal, Senin siang.

Surat pemanggilan tersebut menurut Tommy adalah sarana pihaknya dalam menindaklanjuti laporan yang masuk. Disnakertrans merasa perlu mengklarifikasikan aduan yang masuk tersebut dengan pihak hotel sebagai dasar untuk mengambil kebijakan. Adanya aduan yang berujung pemecatan massal terhadap para mantan karyawan hotel tersebut disebut Tommy merupakan isu yang serius. Menjadi tugas dari pihaknya untuk menjaga hak-hak pekerja dalam sengketa dengan perusahaan.

Berita Lainnya  Ikut Panen Raya di Getas, Dirjen Tanaman Pangan Optimis Indonesia Akan Ekspor 500.000 Ton Jagung

“Tapi apa, sampai kami datang kesini pagi ini surat dari kami tidak ada tanggapan. Kami juga menemukan banyak kejanggalan di hotel ini, namun biar instansi terkait nanti yang menindaklanjuti,” tegasnya.

Tidak lama berselang, perwakilan managemen Hotel Orchid, Anjani datang dan ikut hadir dalam perbincangan. Suasana panas mulai datang ketika pihak manajemen hotel merasa keberatan dengan sejumlah statemen dari Tommy yang dinilai tidak fokus terhadap permasalahan yang terjadi.

“Jadi apa permasalahannya pak?. Kalau terkait dengan mantan karyawan yang mengadu, kami bisa menjelaskan. Mereka (mantan karyawan) membuat kacau perusahaan, membuat nama Orchid menjadi jelak, namun kami tidak pernah mengeluarkan mereka keluar sendiri,” kata Anjani.

Berita Lainnya  Gerakan Masyarakat Olahraga Untuk Sejahtera, Bupati Lari Sejauh Puluhan Kilometer

Anjani sendiri mengaku bahwa surat panggilan yang ditujukan kepada pihaknya salah alamat lantaran mencantumkan pemilik hotel. Menurutnya, saat ini pemilik hotel sedang ada kesibukan di luar kota sehingga tidak memungkinkan untuk memenuhi undangan dari dinas..

“Karena suratnya untuk pemilik, jadi kami sebagai perwakilan manajemen yang hanya bersifat lokal merasa tidak berhak untuk mewakili,” dalih dia.

Ke depan, manejemen Hotel Orchid dinyatakan Anjani siap untuk bekerjasama dengan pihak Disnakertrans dalam menyelesaikan polemik yang terjadi.

“Kami minta maaf. Pada prinsipnya kami mencoba untuk patuh pada aturan,” kata Anjani.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler