Kriminal
Minta Dana Rp 1,5 Juta Untuk Benahi Motor Ternyata Ngibul, Perempuan Pelaku Aborsi Terancam 10 Tahun Penjara
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Satuan Reserce Kriminal Polres Gunungkidul berhasil mengungkap kasus tindak aborsi yang terjadi di wilayah Gunungkidul yang sempat membuat geger masyarakat pada awal Februari 2020 lalu. AS (23), perempuan asal Desa Sidorejo, Kecamatan Tepus menjadi pelaku tunggal atas tindakan aborsi ini. Dia telah diamankan oleh pihak kepolisian beberapa saat setelah kasus terungkap.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Putra Dwipayana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tanggal 31 Januari lalu di Sidorejo, Kecamatan Tepus AS mengkonsumsi obat jenis S yang dibeli pelaku secara online. Harga obat sendiri sekitar Rp1,5 juta dari hasil meminta dari pihak keluarga dengan alasan untuk membenahi kendaraannya. Kemudian dari situ perempuan tersebut ke Jogja untuk bekerja. Namun ternyata di Jogja tempat kosnya obat yang ia konsumsi bereaksi, janin di dalam kandungan akhirnya keluar.
Ia kemudian kembali ke Sidorejo untuk menguburkan janin tersebut. Sesampainya di wilayah Gunungkidul ia kemudian berhenti di SPBU Dunggubah, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari untuk mengisi bensin dan mengambil uang di ATM. Kala itu ia lupa jika tas plastik bewarna hitam yang berisi sprei dengan bercak darah, bungkus obat penggugur kandungan tersebut tertinggal.
Sejumlah warga yang terhenti di pom bensin itu pun curiga dengan bungkusan plastik hitam yang dikerubungi lalat. Kemudian mengecek dan sore harinya sejumlah warga tengah berkerumun. Pelaku berniat mengambil bungkusan itu, karena sudah banyak orang dia memilih kabur.
“Warga langsung koordinasi dengan pihak Polsek Wonosari dan Satreskrim Polres Gunungkidul untuk penanganan temuan itu,” kata AKP Anak Agung.

AS bersama rekannya itu ternyata pergi ke Polsek Tepus untuk melaporkan jika barang temuan di POM Bensin Dunggubah merupakan miliknya. Sejumlah keterangan dari saksi dan rekaman CCTV kemudian dipelajari oleh pihak kepolisian, tim dari Wonosari pun juga melakukan koordinasi dengan anggota Polsek Tepus.
“Kita koordinasi setelah cukup bukti kita gerak, tapi ternyata AS dirawat di Rumah Bersalin di wilayah Selang, Wonosari selama 2 hari selepas kejadian itu karena kondisi kesehatannya kurang stabil,” tambahnya.
Dari situ sejumlah barang bukti didapat oleh pihak kepolisian. Selain sprei yang ada bercak darah, obat penggugur kandungan, polisi juga berhasil mendapatkan bukti pembalut, hasil USG dan beberapa komponen lainnya. Bahkan petugas pun juga melakukan pembongkaran makam janin yang digugurkan itu.
“Korban mengaku jika keguguran. Ia adalah pelaku tunggal, untuk usia janinnya sekitar 6 bulan,” imbuh dia.
Bukti lain yang juga diamankan untuk pemeriksaan lanjutan berupa tulang iga janin dan darah. Pelaku sendiri dikenai Pasal 194 UU RI 36 tahun 2006 tentang Kesehatan dengan ancamam maksimal 10 tahun penjara dan denda 1 miliar dan atau Pasal 346 KUHP tentang aborsi dengan ancaman 4 tahun penjara.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
