Peristiwa
Menghilang Sejak Sore, Warga Tawarsari Jadi Korban Gantung Diri Kedua Sepanjang Rabu Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Gunungkidul lagi-lagi digegerkan dengan aksi gantung diri yang dilakukan warganya. Pada Rabu (12/06/2019) malam tadi, seorang warga Padukuhan Tawarsari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari ditemukan gantung diri di Alas Kweni yang terletak tak jauh dari rumahnya. Aksi yang dilakukan oleh Ngadiran alias Pethak (49) ini menjadi aksi kedua yang terjadi sepanjang Rabu ini setelah pada pagi tadi, Jiman Manto Tiyoso (59) warga Padukuhan Watugajah, Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari ditemukan dalam kondisi serupa.
Ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com, Saimo, adik korban menuturkan, keluarga sendiri terakhir kali melihat Ngadiran pada Rabu siang tadi. Sekira pukul 15.00 WIB, korban pergi meninggalkan rumah. Saat itu, Ngadiran tak berpamitan dengan keluarga.
“Tadi sempat bertemu dengan anak-anak yang sedang bermain di dekat alas. Saat ditanya oleh anak-anak tersebut, dia (Ngadiran) bilangnya hendak mencari tebu,” beber Saimo, Rabu malam.
Keluarga sendiri mulai cemas lantaran hingga malam tiba, Ngadiran tak kunjung pulang. Bersama dengan sejumlah dan tetangga lainnya, keluarga mulai melakukan pencarian. Tak berselang lama, pencarian tersebut membuahkan hasil. Sekitar 500 meter penyisiran dilakukan, keluarga berhasil menemukan Ngadiran di kegelapan malam dalam kondisi tergantung di sebatang pohon jati.
“Begitu melihat hal tersebut, kami tadi langsung lapor polisi,” imbuh dia.

Saat dikonfirmasi, perwira petugas piket Polres Gunungkidul, Iptu Wawan Anggoro memaparkan bahwa ketika ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda keganjilan di jenazah Ngadiran. Kesimpulan sementara dari kepolisian, kejadian ini murni merupakan aksi gantung diri.
“Ciri-cirinya memang identik dengan korban gantung diri di mana kondisi jenazah lidahnya terjulur serta keluar air mani serta beberapa ciri lainnya,” papar pria yang menjabat sebagai Kanit Tipikor Satreskrim Polres Gunungkidul ini.
Sementara itu, petugas Puskesmas Wonosari, Ganang yang ikut memeriksa jenazah korban mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan, diduga korban telah meninggal dunia 2 jam sebelum akhirnya ditemukan. Hal ini ditandai dengan bagian tubuh korban yang sudah kaku. Dipaparkan Ganang, pihaknya juga menemukan luka pada bagian lutut korban. Luka ini diduga disebabkan bagian tubuh korban tersebut bergesekan dengan batang pohon jati tempatnya melakukan aksi gantung diri.
“Ketika ditemukan, jenazah korban juga sudah dikerubungi semut. Bisa diduga bahwa korban telah beberapa waktu meninggal dunia,” urainya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi nekat yang dilakukan oleh Ngadiran ini lantaran depresi yang dialaminya. Diketahui korban tengah terbelit masalah pelik akibat kegagalan saat jual beli kayu.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Budaya13 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
