Sosial
Mengunjungi Rumah Terpencil Milik Paino Yang Luluh Lantak Dilalap Api
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Langkah mantap terlihat di sosok perempuan yang mencalonkan diri sebagai wakil bupati dari partai NasDem, yakni Martanty Soenar Dewi saat mendatangi sebuah rumah di Padukuhan Ngipik RT 01 RW 03, Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari. Meski banyak yang meragukan fisiknya sebagai perempuan, namun pada Rabu (02/12/2020) siang tadi ia menunjukan kekuatan kedua kakinya itu. Jalur lereng bukit dijajaki Martanty untuk menuju reruntuhan sebuah rumah yang baru saja habis terbakar.
Pada kesempatan ini, Martanty mengunjungi rumah milik Paino (38) yang hangus terbakar pada Minggu (29/12/2020) malam lalu. Sesampai di lokasi, rasa haru langsung nampak pada raut wajahnya. Ia prihatin dengab keadaan rumah terpencil yang selama ini ditinggali oleh Paino bersama keluarganya. Rumah itu memang nyaris hancur tak bersisa. Hanya sejumlah tiang penyangga bagian depan saja yang masih berdiri meski dalam kondisi hangus nyaris jadi arang.
Melihat kondisi rumah ini, bisa terbayangkan betapa dahsyat kebakaran yang terjadi. Paino sendiri tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga maupun perabot rumah tangga. Lokasi rumah yang terpencil dan tidak terjangkau kendaraan roda empat membuat tak ada yang bisa dilakukan oleh Paino dan keluarga. Keterbatasan air untuk sarana pemadaman membuat mereka hanya bisa pasrah meratapi keadaan.
Lokasi yang terpencil ini membuat Martanty pun harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bisa sampai ke lokasi. Di titik di mana mobil tak bisa masuk, ia meneruskan perjalanan menggunakan sepeda motor. Setelah sekitar 5 menit perjalanan menggunakan sepeda motor, perjalanan kemudian diteruskan dengan jalan kaki lantaran medan yang sangat berat.
Setelah beberapa waktu berjalan melalui medan cukup berat berupa tanjakan serta bebatuan licin dan tanah berlumpur, ia akhirnya sampai di lokasi yang dituju. Betapa kagetnya dia melihat bangunan yang hanya sudah menjadi arang.

“Kulonuwun, bapak ibu sedaya,” sapa Martanty kepada para kerabat Paino yang kebetulan berada di lokasi.
Martanty kemudian berkeliling melihat dan menanyakan peristiwa naas itu terjadi. Ia mendapat kabar bahwa kebakaran terjadi pada Minggu malam akibat arang yang dibuat oleh Paino menyambar bagian dinding.
“Tadi katanya sore membuat arang dan ditaruh di dekat dinding bambu, kemudian ternyata masih panas dan menyala kembali merembet ke bagian dinding,” kata Martanty.
Dorongan semangat kepada korban kebakaran serta para kerabat dan tetangga. Martanty mengingatkan bahwa budaya gotongroyong yang ada harus terus dilaksanakan untuk menguatkan masyarakat.
“Ini ada sedikit bantuan sembako dan uang yang tidak seberapa dari saya, semoga dapat sedikit meringankan beban pak Paino yang sedang menerima musibah ini,” jelas dia.
Martanty mengatakan, bahwa dirinya medapat informasi bahwa kebakaran tersebut sulit dipadamkan karena tidak ada akses jalan yang mumpuni. Sehingga pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau lokasi tersebut.
“Akses jalan ini juga nantinya akan kita perhatikan, terutama di wilayah pinggiran seperti ini. Pembangunan di Gunungkidul harus merata karena itu adalah hak setiap masyarakat, Insya Allah kita bisa,” tutupnya.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
