Peristiwa
Nama Dicatut Oleh Petugas Bank, Ana Kaget Tiba-tiba Punya Hutang Puluhan Juta
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Geram dan kesal dirasakan oleh Anasthasia Budiningsih (39) warga Kapanewon Panggang. Pasalnya, tanpa sepengetahuannya, ia tiba-tiba mempunyai hutang puluhan juta di Bank Perkereditan Rakyat (BPR) Arum Mandiri Melati Semanu. Sebuah hal yang aneh lantaran Ana merasa tidak pernah melakukan pinjaman sama sekali di bank itu. Ia juga merasa dirugikan ketika mengetahui namanya telah diblacklist oleh Bank Indonesia (BI) setelah pinjamannya di BPR itu mengalami kemacetan pembayaran.
Diceritakan Ana, adanya pinjaman siluman itu diketahuinya pertama kali pada sekitar satu bulan yang lalu. Kala itu dirinya berniat untuk mengajukan pinjaman di BRI. Namun setelah persyaratan terpenuhi, ia mendapatkan informasi mengagetkan dari pihak bank lantaran namanya telah diblacklist oleh pihak BI. Ana diketahui terdaftar masih mempunyai hutang sebesar Rp 20 juta yang tak dibayar angsurannya sejak tahun 2018.
“Saya kaget karena merasa tidak pernah pinjam uang di bank. Kemudian saya lacak dan ketemu ada nama saya di BPR AMM Semanu. Hutang itu tercatat dicairkan pada tahun 2012 lalu,” kata Ana, Kamis (15/10/2020).
Setelah mengetahui alamat bank tersebut, ia kemudian datang dan meminta penjelasan. Dari pihak bank, ia mendapatkan penjelasan bahwa namanya digunakan untuk meminjam uang senilai Rp 20 juta oleh R, salah seorang mantan pegawai di BPR tersebut.
“Setelah saya tanya dan ditelusuri, ternyata nama saya digunakan oleh R untuk meminjam uang. Kemungkinan R menggunakan fotocopy KTP saya karena dulu saya sempat akan pengajuan kredit ke BPR AMM Semanu tapi tidak jadi. R itu sebenarnya teman adik suami saya,” bebernya.

Dilanjutkannya, lantaran tidak merasa pernah meminjam uang, Ana menuntut agar pihak BPR AMM untuk mengurus dan membersihkan namanya dari daftar hitam BI. Pencantuman namanya dalam daftar hitam perbankan ini sangat merugikan bagi dirinya. Namun begitu, hingga saat ini masih belum ada langkah lebih lanjut dari BPR AMM Semanu.
“Sampai sekarang belum ada kejelasan, pihak BPR katanya mau membuat saldo saya nol. Tapi saya juga minta agar nama saya dibersihkan karena saya memang tidak ada urusan dengan pihak BPR,” terang Ana.
Lantaran hal ini, Ana tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur hukum. Ia juga merasa membutuhkan pinjaman dari bank untuk modal usaha dan saat ini dirinya tidak bisa mengajukan pinjaman modal di bank manapun.
Ana merasa bahwa tentunya tidak bisa kemudian pihak bank hanya sekedar melemparkan kesalahan kepada mantan pegawai. Menurutnya, bagaimana bisa kemudian, ada persetujuan dan bahkan perjanjian kredit di mana dia sebagai atas nama pinjaman sama sekali tidak mengetahui hal ini.
“Awalnya kekeluargaan, tetapi semakin ke sini tidak ada kejelasan. Mungkin saja kita akan menempuh jalur hukum karena ini sudah sangat merugikan saya dan mungkin sekali ada dugaan pemalsuan dokumen atau tanda tangan saya,” tandas dia.
Saat dikonfirmasi, General Marketing BPR AMM Semanu, Pujiyanto mengakui adanya kredit fiktif yang masuk atas nama Anastasia Budiningsih. Namun begitu, ia menyebut bahwa hal itu merupakan ulah dari R yang merupakan mantan karyawannya. Berkaitan dengan masalah ini, pihak BPR AMM yang juga merasa dirugikan telah melaporkan permasalahan ini ke Polda DIY untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia menambahkan, selain Ana juga ada beberapa warga yang namanya dicatut untuk pengajuan hutang. Namun di sisi lain pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak.
“Kami kemarin sudah bertemu sama Mbak Ana, mau saya kasih surat keterangan lunas tapi beliaunya tidak mau,” kata Puji.
Menurutnya, berkaitan dengan BI cheking, pihak BPR tidak bisa mengusahakan untuk pembersihan nama. Ia juga sudah berkonsultasi kepada pihak OJK berkaitan dengan hal ini.
“Kami tidak punya kewenangan untuk pembersihan BI cheking, tapi untuk surat keterangan lunas dan tidak ada tanggungan, kami siap memberikannya,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
