Peristiwa
Ngamuk Bawa Parang di Rumah Mertua, Pria Nyaris Dimassa Warga
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Padukuhan Pengos, Desa Giring, Kecamatan Paliyan dibuat gempar denga ulah Bag, warga Padukuhan Wuluh, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari pada Senin (06/01/2020) malam tadi. Pasalnya, Bag tiba-tiba mengamuk dan mengancam istrinya serta keluarga. Aksi Bag sendiri membawa ketakutan bagi sejumlah orang lantaran ia sempat membawa parang. Beuntung aksi tersebut berhasil diredam oleh warga sekitar. Namun Bag berhasil melarikan diri ke tengah hutan. Warga yang geram pun berusaha melakukan pencarian untuk menangkap Bag.
Informasi yang berhasil dihimpun, Bag, pria yang berpawakan tanggung dengan kulit gelap tersebut datang ke rumah mertuanya dimana saat itu istrinya, Apri Puji Astuti (23) berada di sana sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, Bag langsung memanggil Apri yang berada di dalam kamar.
Namun Apri enggan untuk menemui Bag lantaran saat ini mereka sudah dalam proses perceraian. Berulang kali Bag memanggil Apri dan akhirnya Apri pun keluar.
Saat setelah keluar keduanya pun cekcok dengan alasan Apri disebut Bag kerap mencari masalah. Bag kemudian mengeluarkan golok yang ia simpan di belakang punggungnya.
Melihat kejadian itu, orang tua Apri langsung menghadang Bag untuk melindungi Apri. Saat itu juga, Bag mengancam akan membunuh seisi rumah lantaran dirinya merasa kesal.
Berhasil ditenangkan, Bag kemudian kembali menyimpan goloknya itu di belakang punggung. Namun Bag menyeret istrinya dan menghantamkan kepala Bag ke kepala istrinya hingga terjatuh.
Melihat kejadian itu, orang tua Apri langsung berteriak meminta pertolongan. Bag yang panik lantaran teriakan tersebut berusaha kabur namun berhasil dicegah oleh orang tua Bag.
Warga sekitar yang geram dengan ulah Bag kemudian mendatangi lokasi kejadian. Salah seorang warga, Pardi (49) langsung merebut parang yang dibawa pelaku. Ia bersama beberapa warga lain mengamankan Bag, namun kemudian Bag berhasil melarikan diri dengan berlari.
“Dia berlari ke arah timur, menuju ladang perbukitan,” kata Pardi, Selasa (07/01/2020).
Seketika pula, Pardi langsung menghubungi tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat. Tak selang lama warga pun berkumpul dan menybar mencari keberadaan Bag. Namun hingga pukul 22.00 WIB, Bag tidak berhasil ditemukan.
“Kejadian ini sudah berulang kali terjadi. Dan warga sudah tidak bisa lagi kalau setiap datang ke sini ada percekcokan dan mengancam jiwa warga,” ungkap dia.
Sementara itu, Dukuh Pengos, Ratno Bayu mengatakan, Apri memang sebelumnya merupakan warga Pengos. Namun setelah menikah, ia ikut suaminya (Bag) berdomisili di Padukuhan Wuluh.
“(Apri) Pulang ke Pengos itu ke rumah orang tuanya. Karena mereka sudah pisah ranjang,” kata Ratno.
Ia mengatakan, pihak keluarga Apri berniat untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada pihak kepolisian. Dirinya khawatir jika hal tersebut tidak dilakukan maka akan membahayakan jiwa warganya di kemudian hari.
“Semalam ada petugas dari Polsek Paliyan dan berembuk rencananya hari ini akan lapor,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized7 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized5 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized4 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
