fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Ngebet Hadirkan Kebun Binatang di Gunungkidul, Pemkab Buka Skema Kerjasama Dengan Investor

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Mencuatnya rumor kepindahan Gembira Loka Zoo ke Gunungkidul nampaknya membuat Pemkab Gunungkidul semakin ngebet untuk memiliki sebuah kebun binatang. Respon positif dari Pemerintah Kabupaten membuka lebar-lebar jalan apabila wacana yang dipicu oleh usulan dari Kepala Dishub DIY tersebut jadi direalisasikan. Bahkan jika wacana tersebut gagal, Pemkab siap membuka pintu selebar-lebarnya kepada para investor untuk melakukan pengembangan maupun pembangunan kebun binatang di Gunungkidul. Sebab, dengan wacana tersebut, nantinya mampu menambah jenis destinasi wisata di Gunungkidul.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan, adanya pemberitaan di banyak media massa terkait wacana pemindahan Gembira Loka Zoo membuat hati masyarakat Gunungkidul senang serta antusias. Tentu saja hal tersebut memicu semangat pihaknya untuk memberikan respon dan menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi terkait realisasi wacana ini.

“Kita akan nanjihke (memastikan) melalui Dinas Pariwisata, terkait wacana tersebut. Karena masyarakat sudah sangat menyambut baik wacana itu,” kata Immawan ketika ditemui di ruangannya, Jumat (30/11/2018) kemarin.

Namun demikian, jika wacana tersebut gagal dilaksanakan, pihaknya tetap akan berusaha untuk keras merealisasikannya. Sebab, dengan adanya kebun binatang sendiri akan menjadi daya tarik wisatawan. Immawan meyakini bahwa kehadiran kebun binatang akan membuat pariwisata Gunungkidul semakin moncer.

Berita Lainnya  BPK Sambangi Pemkab Gunungkidul, Audit Apa?

“Wisata kita semakin beragam jenisnya, ada goa, pantai dan bentang alam ditambah lagi jika ada kebun binatang akan menjadi semakin lengkap. Saya kira wacana ini sangat bagus,” kata Immawan.

Meski begitu ia menambahkan, jika nantinya pembangunan kebun binatang baru di Gunungkidul tersebut dilakukan oleh Pemkab, Immawan menyatakan akan terasa sangat berat mengingat keterbatasan anggaran yang ada. Skema kehadiran investor dalam pembangunan semacam ini disebut lebih realistis dalam mewujudkan mimpi ini. Untuk itulah dalam hal ini, pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor yang ingin masuk membuka kebun binatang di Gunungkidul.

“Malah dulu dari provinsi DIY bersama investor dari luar negeri ingin membuat gondola, kalau gondola dibuat disitu dari Ngelanggeran ke Tahura. Jika disana nanti ada kebun binatangnya wah sudah luar biasa Gunungkidul, kami optimis sekali ada peningkatan wisatawan,” katanya.

Selama ini ditegaskan Immawan, pemerintah tidak anti terhadap hadirnya investor. Akan tetapi, jika memang ada investor yang akan masuk dalam bidang pariwisata juga harus mematuhi aturan yang berlaku di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Masih 20.000 KK Miskin Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni Jadi PR Berat Pemerintah

“Yang perlu dipahami masyarakat adalah ini adalah amanat untuk mensejahterakan masyarakat, satu diantaranya adalah bekerjasama dengan investor, dengan catatan saling menguntungkan bahkan dapat menguntungkan rakyat tidak masalah,” katanya.

Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, Demas Kursiswanto mengatakan wacana pemindahan kebun binatang sudah lama mencuat. Ia pun secara pribadi sangat menyetujui wacana tersebut.

“Wacana tersebut mencuat kembali setelah diungkapkan oleh kepala dinas perhubungan provinsi karena jalan menjadi macet. Tetapi setau saya Pemkot kota tidak mengizinkan karena kebun binatang digunakan untuk paru-paru kota. Tapi kalau di Gunungkidul ada saya setuju,” kata dia.

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler