fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Panewu dan Jajarannya Positif Covid19, Kantor Kapenewon Semin Dilockdown

Published

on

Semin,(pidjar.com)–Kantor Kapanewon Semin saat ini terpaksa harus ditutup. Seluruh layanan pemerintahan, sementara dilakukan secara online. Kebijakan penutupan sendiri terpaksa harus ditempuh menyusul beberapa orang petinggi kantor kapanewon terkonfirmasi positif. Penularan sendiri terjadi setelah adanya staf Pemerintah Kapanewon yang masih nekat berangkat kerja saat masih dalam proses menunggu hasil swab.

Panewu Anom Semin, Sri Agus Suharyati mengatakan, saat ini ada 5 orang pejabat di lingkungan kapanewon yang terkonfirmasi positif covid19. Adapun kelima petinggi tersebut antara lain Panewu, Jawatan Projo, Jawatan Keamanan, Kasubag Umum dan seorang staf. Rencananya, penutupan sendiri akan dilaksanakan mulai Rabu (23/06/2021) kemarin, hingga Senin (28/06/2021).

“Kami tetap memberikan layanan terbatas. Jika masyarakat membutuhkan dan sangat mendesak, bisa menghubungi nomor yang sudah tertera di kantor kapanewon,” kata Sri, Kamis (24/06/2021).

Sri menambahkan, adanya penularan covid19 di kantor kapanewon bermula saat seorang staf tidak masuk kerja sepekan. Staf tersebut usai menjalani tracing karena di lingkungan rumahnya ada yang positif covid19 dan yang bersangkutan diduga sempat melakukan kontak langsung.

“Awalnya karena melayat ke Karangmojo terus lingkungannya ditracing karena banyak yang positif dan dia juga,” jelasnya.

Setelah menjalani tracing, staf tersebut menjalani isolasi mandiri selama satu pekan. Setelah sepekan tidak berangkat kerja, tepat pada hari Rabu pekan lalu, yang bersangkutan memilih untuk berangkat bekerja. Saat itu, hasil PCR dari staf tersebut belum keluar.

“Hari Rabu, dia sudah masuk kerja. Kemudian berselang waktu, PCR keluar dan dia dinyatakan positif corona,” papar dia.

Setelah dinyatakan positif, staff tersebut kemudian pulang lebih awal. Namun, sedikitnya ada lima orang yang sempat berkontak erat dengan staf itu. Termasuk Panewu Semin, Witanto dan ia sendiri.

“Lima orang yang kontak erat yang positif empat yakni panewu, jawatan projo, jawatan keamanan dan kasubag umum. Hanya saya sendiri yang hasilnya negatif,” tukas Sri.

Adapun hasil PCR baru keluar Rabu (23/06/2021) kemarin. Sehingga diputuskan Kantor Kapanewon Semin ditutup selama lima hari ke depan.

“Proses sudah tracing langsung dilakukan Rabu kemarin, sembari menunggu hasil PCR keluar. Kantor kami putuskan untuk ditutup lima hari ke depan,” beber Sri.

Selain di Kapanewon Semin, beberapa waktu silam, hal yang sama juga terjadi di Dinas Pariwisata Gunungkidul. Namun begitu, meski sejumlah petingginya dinyatakan positif, tak sampai terjadi penutupan pelayanan di kantor Dinpar Gunungkidul. Sedikitnya lima pegawai di Dinas Pariwisata Gunungkidul yang dinyatakan terpapar covid19. Salah satu diantaranya ialah Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti. Mereka terkonfirmasi corona dari klaster yang berbeda.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supartono membenarkan perihal Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul yang dinyatakan positif corona pada 11 Juni 2021 silam. Ia terpapar dari luar Gunungkidul. Setelah mendapati pimpinannya positif corona, pihaknya kemudian melakuka trecing kepada pegawai lainnya yang melakukan kontak langsung dengan Asti Wijayanti. Setelah itu, didapati empat pegawai lain positif corona.

“Keempatnya bukan tertular dari kantor namun dari tempat tinggal masing-masing, misalnya yang dari Kapanewon Ponjong dari klaster hajatan yang dari Playen, juga klaster Dengok,” papar Supraptono.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler