Connect with us

Sosial

Pelaku Usaha dan Siswa Miskin di 3 Desa Ini Dapat Bantuan Puluhan Juta Dari UPK PPM Satu Hati Playen

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Pengelola Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Satu Hati Kecamatan Playen kembali membagi-bagikan dana bantuan. Kali ini giliran 3 desa mendapatkan dana bantuan sebagai bentuk keperdulian dan pemerataan bantuan lembaga keuangan berlevel kecamatan tersebut. Pada kesempatan ini, dana sebesar Rp 38.081.000 digelontorkan bagi masyarakat ysng memiliki usaha dan membantu biaya sekolah anak-anak yatim.

Manager UPK Playen, Agus Dany mengungkapkan, penyaluran dana sosial oleh UPK yang mulai berkembang pesat ini menyasar di Desa Ngawu, Desa Ngleri dan Desa Getas. Berbagai pertimbangan mulai kebutuhan dan kondisi masyarakat menjadi pendorong lembaga ini menyalurkan dana sosial ke tiga desa tersebut. Masing-masing desa besarannya pun berbeda disesuaikan dengan kebutuhan yang mendesak.

“Sudah kami laksanakan pada tanggal 22, 24 dan 25 Januari 2019 kemarin. Bersyukur semua berjalan lancar dan masyarakat paling tidak sedikit terbantu,” ucap Agus Dany, Selasa (29/01/2019).

Lebih lanjut, penyaluran dana sosial ini berupa penguatan modal usaha bagi kelompok usaha mikro produktif agar nantinya usaha masyarakat lebih dikenal dan berdampak pada perekonomian yang semakin mandiri. Dalam kesempatan ini juga diberikan sebuah alat usaha untuk pengolahan, kemudian pemasangan instalasi listrik di sejumlah titik. Bantuan modal sekolah bagi anak yatim juga diberikan oleh UPK PPM Satu Hati Playen.

Berita Lainnya  Kacang Batik, Alternatif Oleh-oleh Baru Asal Gunungkidul

“Pendidikan bagi kita sangat penting, ini merupakan investasi masa depan. Maka dari itu, sedikit banyak bantuan kami sasarkan pada anak-anak yang membutuhkan. Diberikan suport pula agar mereka termotivasi untuk lebih giat belajar dan sekolah,” tambah dia.

Kepala Desa Ngawu, Wibowo Dwi Jatmiko mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang digagas UPK PPM Satu Hati Playen ini. Menurutnya, bantuan ini tentunya sangat membantu masyarakat di wilayahnya. Dana CRS bagi warga tersalur sesuai data masyarakat yang memang perlu perhatian dari pemerintah atau lembaga lain.

Langkah penyaluran dana sosial ini dianggap sangatlah tepat, berjalan sesuai dengan visi misi baik desa atau pemkab dalam mengentaskan permasalahan kemiskinan di Gunungkidul. Sehingga dengan adanya perhatian semacam ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat tumbuh dengan cepat.

Berita Lainnya  HUT PMI di Tengah Pandemi, Kesulitan Dapatkan Stok Darah hingga Cerita Banyaknya Jenazah yang Dimakamkan dengan Protokol Covid

“Pemberdayaan pada masyarakat semakin getol dilakukan. Ini sesuai dengan apa yang diharapkan, jika masyarakatnya mulai berkembang tentu akan berdampak baik, desa atau daerahnya juga ikut berkembang pesat pula,” ucap dia.

Sementara pada Sabtu (26/01/2019) kemarin, UPK PPM Satu Hati Playen juga mendapat kunjungan dari UPK Padureso, Kabupaten Kebumen. Kunjungan semacam ini merupakan kesekian kalinya yang dilakukan lembaga dari daerah lain kepada UPK PPM Satu Hati Playen. Hal ini membuktikan bahwa secara kinerja, UPK ini sudah diakui hingga luar daerah.

Kunjungan study banding ini untuk proses pembelajaran atau pemantapan UPK lain dengan meniru keberhasilan UPK Playen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan ini, tersaat beberapa fokus pembahasan agar tongkat keberhasilan lembaga ini lebih baik dan tinggi. Diantaranya yakni berkaitan dengan badan hukum lembaga yang sangatlah diperlukan oleh lembaga ini agar tingakt kepercayaan masyarakat lebih tinggi. Kemudian berkaitan dengan pengembangan usaha UPK, semua lini harus ikut berkontribusi, dan penanganan pinjaman bermasalah.

Berita Lainnya  Incar Pasar Wisatawan, Warga Pesisir Didorong Untuk Rubah Pola Penjualan Ikan

Dalam penanganan permasalahan ini, tentu harus di kedepankan beberapa asas tentunya tidak menakut-nakuti peminjam atau bahkan mengancam. Namun dilakukan pendekatan dan menganalisa permasalahan yang ada, kemudian solusi baru dipecahkan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata10 jam yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler