Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Wacanakan Relokasi Terhadap Korban Longsor di Candirejo

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Tiga pekan pasca kejadian tanah longsor di Padukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin sebanyak 6 KK yang terdampak bencana ini masih mengungsi di bangunan bekas Sekolah Dasar (SD) di daerah tersebut. Rencana relokasi terhadap korban bencana ini pun masih terus berproses.

Panewu Semin, Haryanto mengungkapkan, sejak tanggal 19 November hingga sekarang 6 KK dengan puluhan cacah jiwa ini masih mengungsi di bangunan yang telah disediakan oleh pemerintah, yaitu berada di bangunan bekas SD Blembem yang sudah tidak digunakan lagi. Usai peristiwa itu terjadi, sesuai dengan arahan Menteri Sosial agar para korban ini dapat direlokasi pemerintah kabupaten dan kapanewon serta kalurahan terus berproses.

“Untuk relokasi masih berproses, koordinasi lintas sektoral tentu dilakukan untuk menentukan lokasi mana yang tepat dan aman untuk menjadi lokasi relokasi bagi 6 KK ini,” papar Haryanto, Jumat (02/12/2022).

Berita Lainnya  Dua Belas Pantai Gunungkidul Ini Ditetapkan Sebagai Lokasi Pendaratan Penyu

Kondisi di kawasan rumah korban bencana ini memang sangat tidak memungkinkan jika dihuni kembali. Sebab semuannya telah berubah dan tertumpuk dengan material longsor. Sehingga sangat membahayakan jika dimanfaatkan kembali.

“Jika nanti sudah mendapat lokasi yang sekiranya cocok nanti proses lanjutan akan segera dilakukan. Ya memang untuk saat ini para korban ini masih harus tinggal di pengungsian tepatnya di bangunan SD,” jelasnya.

Disinggung mengenai aktivitas para korban bencana ini, perlahan mereka sudah mulai bangkit dan kembali menata kehidupan untuk masa depan meski belum memiliki tempat tinggalnya sendiri. Beberapa aktivitas mulai dilakukan, anak-anak juga mulai masuk sekolah seperti biasa.

“Kalau untuk pertanian ya belum sepenuhnya, la gimana sebagian lahan yang dimiliki kan tertutup longsoran bukit,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Ultimatum Bupati Soal Lelang Jabatan : Jangan Coba-Coba Main Suap

Bantuan dari beberapa pihak seperti organisasi, perseorangan dan lainnya pun masih silih berganti. Sehingga untuk kebutuhan permakanan tercukupi dengan baik.

“Pasca longsor itu kami lakukan koordinasi terkait dengan lokasi mana yang akan digunakan untuk relokasi. Tentu harus memperyimbangkan banyak hal kelayakan dan keamanan dari bencana utamanya,” sambung Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono.

Belakangan ini memang bencana hidrometeorologi terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Banyak wilayah dan warga yang terdampak bencana banjir, tanah longsor, tanah bergerak dan lain sebagainya. DPRD Gunungkidul pun mendorong pemerintah untuk sigap dalam penaganan pasca bencana dan mitigasi.

Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Sarjana mengatakan pemerintah harus memiliki peta rawan bencana dan upaya mitigasi yang harus dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya saja bencana yang terjadi merenggut nyawa korbannya.

Berita Lainnya  Rekrutmen PPPK Guru Dinilai Tak Relevan, Forum Honorer Sekolah Negeri Ajukan Protes ke Bupati

“Letak hunian warga Gunungkidul ini banyak yang berada di lereng bukit ini tentunya sangat rentan terdampak bencana longsor. Mungkin bisa ada opsi dari pemerintah lokasi-lokasi yang rawan warganya bisa direlokasi,” ucap Sarjana.

Ia pun menyadari anggaran yang dibutuhkan sangat besar untuk program semacam ini. Terlebih wilayah Gunungkidul sebagian memang perbukitan namun demikian program ini merupakan jangka panjang untuk meminimalisir bencana yang memakan korban.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler