Kriminal
Penganiayaan Sopir dan Kernet Undang Reaksi Keras, Pemuda Gerudug Mapolsek, LSM : Bibit Klithih Harus Diberantas!
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Penganiayaan brutal yang menimpa Suwanto, warga Kecamatan Semin dan Udin, warga Padukuhan Purwosari pada Sabtu (02/06/2018) sore tadi di Jalan Wonosari-Jogja tepatnya di Padukuhan Plumbon, Desa Logandeng, Kecamatan Playen memicu reaksi keras. Belasan pemuda Baleharjo pada Sabtu malam tadi menggerudug Mapolsek Playen. Para pemuda tersebut menuntut agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penganiayaan berat yang disertai perusakan tersebut. Tak hanya dari kalangan pemuda Baleharjo saja, kecaman juga datang dari aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menyebut bahwa hal semacam ini merupakan bibit-bibit klithih yang harus diberantas sebelum berkembang di Gunungkidul.
Setyadi, warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari mengecam aksi brutal yang menimpa rekannya tersebut. Ia menuntut pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku penganiayaan brutal.
Kedatangan para pemuda sendiri ia jelaskan selain mendorong pihak kepolisian agar serius dalam memproses, juga memberikan dukungan moral kepada sang korban Udin. Ia melihat pasca kejadian mengerikan yang dialaminya tersebut, selain menderita luka-luka, korban juga mengalami trauma mental. Untuk itulah dukungan dari kalangan pemuda tersebut dirasa cukup penting untuk memberikan dukungan moral.
“Maksud kami adalah menguatkan mental korban sehingga bisa memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya ketika diperiksa oleh polisi,” kata Setyadi, Sabtu malam.
Pada kesempatan ini, pihaknya juga memberikan keterangan mengenai informasi yang dimiliki pemuda terkait kejadian tersebut. Sejumlah ciri-ciri yang mengarah kepada pelaku sudah ia kantongi dan dilaporkan kepada polisi.

“Ciri-cirinya sudah diketahui. Semoga polisi cepat menangkap,” imbuh dia.
Ia mewakili pemuda Baleharjo, khususnya Padukuhan Purwosari meminta agar polisi bisa bekerja maksimal lantaran kasus ini sudah cukup memantik reaksi keras dari kalangan pemuda. Meski begitu ia menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya apa yang dialami rekannya tersebut kepada proses hukum.
“Jangan sampai memicu hal-hal yang tidak diinginkan jika pelaku masih menghirup udara bebas,” tegasnya.
Sementara itu, reaksi lebih keras datang dari aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jejaring Rakyat Mandiri (Jerami), Rino Caroko. Ia menyebut kejadian kejahatan jalanan ini mendesak untuk ditangani secara serius. Kekerasan semacam ini sudah merupakan bibit-bibit klithih yang sempat ngetrend di sejumlah wilayah di DIY.
“Gunungkidul selama ini relatif sangat bersih dari kejadian klithih, jangan sampai menular masuk ke sini (Gunungkidul),” kata Rino.
Penindakan tegas dan cepat terhadap kekerasan jalanan nantinya akan sangat berguna dalam memberikan efek jera maupun pencegahan terhadap potensi kejadian lainnya yang mungkin terjadi.
“Daerah lain sudah reda mosok mau pindah ke Gunungkidul. Ini tanggung jawab aparat keamanan,” ucapnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hanya lantaran dituduh melotot saat berkendara, seorang pengemudi mobil pick up beserta kernetnya babak belur dihajar oleh seorang pemotor. Salah seorang korban yaitu Udin bahkan mengalami luka cukup serius lantaran sempat dilempar ke selokan dan harus dilarikan ke RSUD Wonosari.
Tak hanya itu saja, mobil yang mereka gunakan juga mengalami kerusakan di bagian kaca depan setelah dilempar benda keras ketika dicegat oleh pemuda yang hingga berita ini dilansir masih belum teridentifikasi tersebut. Adapun kasus penganiayaan dan disertai pengrusakan ini telah dilaporkan ke Polsek Playen pada Sabtu malam tadi.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial7 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
