Politik
Hasil Lengkap Pilkades di 56 Desa, Sejumlah Petahana Tumbang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sabtu (23/11/2019) pagi tadi pemilihan kepala desa serentak di 56 desa di kabupaten Gunungkidul telah diselenggarakan. Pemungutan sendiri telah berlangsung sejak pagi hingga siang. Selepas prosesi pencoblosan, proses rekapitulasi penghitungan suara juga langsung dilakukan oleh panitia dengan hasil yang langsung diumumkan.
Adapun data dari hasil rekapitulasi sendiri yakni, untuk di Kecamatan Wonosari yakni di Desa Wonosari, sang incumbent, Tumija masih terlalu perkasa bagi lawan-lawannya. Ia mendulang perolehan 3.981 suara dan hanya menyisakan kurang dari 1000 suara untuk 2 orang lawannya. Incumben lainnya di Kecamatan Wonosari, Bambang Setiawan juga berhasil mempertahankan jabatannya. Bambang yang meraup 2.671 suara mengungguli 2 orang pesaing lainnya. Sementara Sugiyarto juga masih mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Desa Mulo dengan 1.648 suara.
Selain 3 incumbent yang melanjutkan periode kepemimpinannya, dua incumbent lainnya yaitu Marjono di Karangrejek dan Tri Untoro di Desa Pulutan harus tumbang. Keduanya harus merelakan kehilangan jabatan yang sebelumnya disandang. Pilkades Karangrejek dimenangkan oleh Supramonco dengan perolehan 1.577 suara. Sedangkan Tri Untoro secara dramatis disalip oleh Rusmiyanto dengan selisih suara sangat tipis, tak sampai 70 suara. Rusmiyanto berhasil mendapatkan 1395 suara dan Tri Untoro hanya mendapatkan 1.326 suara.
Bergeser ke Kecamatan Playen, incumbent Desa Playen, Surahno menang telak dengan perolehan 1.994 suara mengalahkan Ratna Dewi yang hanya mendapatkan suara 298 saja. Sementara di Banyusoca, petahana Sutiyono haya berhasil meraup suara kurang dari 500 suara. Ia kemudian akhirnya harus lengser setelah dikalahkan oleh Daman Huri yang berhasil mendapatkan 1219 suara.
Sementara untuk Kepala Desa Patuk diduduki oleh Catur Bowo yang mendapatkan 1.009 suara, di Desa Nglegi Wasdiyanta mendapatkan 1.328 suara mengalahkan calon kades lainnya. Untuk Desa Bunder yang sempat memanas suhu politiknya, Maryadi berhasil menduduki kursi kepala desa dengan 672 suara, hanya berselisih tipis dibandingkan dengan 4 calon lainnya.

Petahana Desa Semanu, Andang Yunanto tumbang dalam Pilkades kali ini. Ia dikalahkan oleh Harto Muadzan yang berhasil meraup 4.175 suara. Andang Yunanto sendiri hanya berhasil mendapatkan 2.963 suara sedangkan calon lainnya, Heri Sulistyo dengan 2.037 suara. Adapun untuk Kepala Desa Sodo, Sunaryo mendapatkan 1.490 suara dengan mengalahkan 2 orang calon lainnya. Di Desa Karangduwet Budi Paliyanto mendapatkan 1.294 suara, dan di Desa Karangasem Sigit Purnomo (Wage) mendapatkan 2.219 suara mengalahlan 4 calon termasuk petahana.
Untuk Kecamatan Tepus, tahun 2019 ini ada 3 desa yang melaksanakan Pilkades serentak. Di Desa Giripanggung, Pilkades dimenangkan oleh Ngadi dengan 2.158 suara. Sementara di Desa Purwodadi Sugiyanto berhasil menang dengan 2.529 suara mengalahkan Sucipto yang meraup 2.230 suara. Untuk Desa Sumberwungu, pemenang Pilkades adalah Ispramoyo dengan 1.728 suara.
Di Kecamatan Karangmojo, untuk Desa Wiladeg, jabatan kades akan diduduki oleh Kamiyo dengan perolehan suara sebanyak 2.346 suara. Untuk Desa Bendung, petahana Santoso meski hanya memperoleh 731 suara namun akhirnya bisa unggul secara tipis atas calon-calon lainnya.
Berlanjut ke Kecamatan Ponjong, Kepala Desa Umbulrejo akan diduduki Wakimin yang menang dengan perolehan 1.787 suara. Sementara kursi Genjahan 1 akan diduduki oleh Agung Nugroho yang berhasil meraup 1.899 suara. Desa Tambakromo, Pilkades dimenangkan Suwigyo WN dengan 2.177 suara, dan di Desa Gombang pemenangnya adalah Supriyanto dengan 1.134 suara.
Selanjutnya di Desa Pringombo, Pilkades dimenangkan oleh Ermyna Kristina dengan 1.605 suara, untuk Desa Petir Sarju yang mendapat 1.693 suara, Desa Melikan dimenangkan oleh Agus Sumarno degan 1.635 suara, dan Pucanganom diduduki Surawan dengan 1.175 suara. Di Desa Balong, Sumarjo unggul dengan 965 suara, sementara Sudarta unggul di Desa Jepitu dengan 1.675 suara.
Di Desa Tileng, Suwardi akan menjadi Kepala Desa setelah berhasil meraup 1.506 suara. Sementara di Songbanyu, Giyarno berhasil unggul dengan 1.306 suara. Sementara di Desa Pucung, Estu Dwiyono berhasil menang dalam Pilkades kali ini.
Bergeser ke arah utara, di kecamatan Semin untuk Desa Candirejo dimenangkan oleh Agus Supriyono dengan 3.607 suara, untuk Desa Rejosari yakni Paliyo yang mendapat 1.935 suara. Dalam Pilkades kali ini, Paliyo mengalahkan istrinya sendiri. Untuk Pundungsari, jabatan kepala desa akan diduduki oleh Tumin dengan 1.499 suara dan di Desa Semin dimenangkan oleh Tri Sutarno dengan 4.543 suara. Sama dengan Desa Rejosari, di Desa Semin ini, Tri Sutarno mengalahkan istrinya sendiri.
Untuk Kecamatam Ngawen, di Desa Beji Pilkades dimenangkan oleh Sri Idhayanti dengan 1.957 suara dan di Sambirejo Paryati dengan 2.084 suara. Selanjutnya di Kecamatan Gedangsari, Hargomulyo kembali diduduki oleh Sumaryanta dengan perolehan suara 2.963, untuk Serut dimenangkan Suyono dengan 1.263 suara, Tegalrejo yakni Suparman yang mendapat 1.389 suara dam Desa Ngalang kembali diduduki oleh Kaderi dengan 1.662 suara.
Adapun untuk di Kecamatan Purwosari tepatnya Desa Giripurwo, Pilkades dimenangkan Supriyadi dengan 3.742 suara mengalahkan lawannya. Sementara Suwito meski hanya mendapatkan 677 suara, berhasil memenangkan Pilkades di Giriasih dimenangkan Suwito dengan 677 suara. Sementara di Desa Giritirto, Haryono menang secara telak dengan perolehan 2.240 suara, mengalahkan lawannya yang hanya mendapat beberapa suara saja.
Untuk Kecamatan Saptosari, di Desa Krambilsawit, Subiya menang setelah mendapat 2.483 suara, sementara di Ngloro, Heri Yulianto berhasil meraup 1.887 suara.
Di Desa Kemadang, incumbent Sutono akan kembali menjadi Kades Kemadang setelah unggul dengan 2.885 suara, Desa Banjarejo dimenangkan Dwi Haryanto dengan 1.714 suara dan Desa Ngestirejo dimenangkan Wahyu Suhendri dengan 1.670 suara.
“Proses rekapitulasi tadi langsung dilakukan oleh panitia. Dari kami (pemkab) menerjunkan sejumlah tim untuk melakukan 0monitoring di desa-desa penyelenggara,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Gunungkidul, Sudjoko, Sabtu sore.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
