Connect with us

Politik

PKH Dijadikan Program Kampanye Viral, Koordinator Ancam Pecat Petugas Tak Netral

Diterbitkan

pada

Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jagad media sosial Kabupaten Gunungkidul baru-baru ini dihebohkan dengan foto screen shot percakapan grup whatsapp. Menjadi menghebohkan dalam percakapan tersebut, disebut bahwa penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) akan lebih sejahtera jika memilih Paslon tertentu pada kontestasi Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini kemudian memancing sejumlah reaksi dari warga net.

Sebagaimana diketahui, program PKH sendiri merupakan program bantuan sosial dari pemerintah yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu.

Percakapan grup whatsapp yang menghebohkan itu terjadi di di grup yang bernama PKH Dusun Suruh yang diketahui berada di Kalurahan Hargomulyo Kalurahan Gedangsari. Adapun percakapan yang dinilai menggiring masyarakat untuk mencoblos paslon tertentu adalah:

Berita Lainnya  Sisir Tokoh-tokoh Agama, Sunaryanta-Ardi Jamin Kenyamanan Beribadah

“Ibu ngapunten sedikit kampanye ngih,seperti td yg di bicarakan. Bu pendamping tentang calon bupati, bahwasanya yg berkaitan dengan pkh niku no jadi mongo untuk pilihan bupati besok coblos no (tertentu) ngih.

Kulo.mboten maksa cuma ngajak karena pilihan itu hak pribadi masing2_tp menawi pngen pkhne langeng ngih niku wau no ….

Sepindah malih kulo mboten maksa cuma sekedar mengulang penjelasan bu pendamping dan mungkin bagi ygtddenger * piyambak saking bu pendamping mungkin lebih tau,”

Dalam sekejap sejak Senin (16/11/2020) malam, pesan tersebut langsung tersebar luas dan mendapatkan berbagai tanggapan.

Ketika dikonfirmasi berkaitan dengan pesan viral ini, Koordinator Pendamping PKH Gunungkidul, Herjuno Pangaribowo pun memberikan klarifikasi.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Suharno Hengkang, PDIP Yakini Tak Akan Gerus Suara

“Saya tidak mengenal Satria, saya pastikan yang bersangkutan bukan merupakan pendamping PKH,” tegas Herjuno, saat dikonfirmasi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Selasa (17/11/2020).

Ia memastikan, program PKH merupakan program dari pemerintah pusat. Adapun para pendamping dipastikan netral menyikapi Pilkada Gunungkidul.

“Para pendamping netral, mereka tidak terlibat politik praktis,” papar Herjuno.

Dijelaskannya lebih lanjut, netralitas para pendamping PKH juga sudah disosialisasikan kepada masing-masing petugas. Sehingga berkaitan dengan statemen yang viral tersebut, Herjun mengaku tidak tau menahu.

“Kami juga sudah melakukan klarifikasi kepada pendamping di kalurahan setempat, yang membuat klarifikasi bukan pendamping maupun ketua,” tandas dia.

Herjun memaparkan, dengan kebijakan netral yang dikedepankan ini, pihaknya memastikan akan mengambil langkah tegas apabila ada petugas pendamping PKH yang terlibat dalam politik praktis.

Berita Lainnya  Waktu Pendaftaran Tinggal Seklumit Lagi, Belasan Partai Belum Datangi KPU

Adapun sanksi jika nantinya para pendamping ini terjun dalam politik praktis, Herjun mengatakan sesuai dengan anjuran Kementrian Sosial akan ada sejumlah sanksi administratif atau bahkan pemecatan. Seperti halnya ASN, lanjut Herjun para pendamping PKH memang sudah seharusnya netral.

“Kami sebagai koordinator ya selalu memonitor pergerakkan pendamping, terlebih di era Pilkada,” kata dia.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Gunungkidul, Sudarmanto masih irit berkomentar berkaitan dengan viralnya pesan berantai ini. Pihaknya mengaku belum bisa memberikan tanggapan apapun.

“Maaf kami belum bisa memberikan tanggapan apapun, terkait statemen media sosial,” pungkas Sudarmanto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata7 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler